Peristiwa

3 Hari DPRD Bukittinggi Gelar Paripurna, Lahirkan 2 Ranperda dan Sepakati KUA PPAS TA 2024

335
×

3 Hari DPRD Bukittinggi Gelar Paripurna, Lahirkan 2 Ranperda dan Sepakati KUA PPAS TA 2024

Sebarkan artikel ini

BUKITTINGGI — DPRD Kota Bukittinggi menggelar rapat paripurna di ruang sidang utama dewan selama tiga hari berturut-turut dari tanggal 9 – 11 Agustus 2023.

Dalam rapat paripurna itu, langsung dipimpin Ketua DPRD Bukittinggi, Benny Yusrial dan dihadiri dua Wakil Ketua DPRD, Nur Asra dan Rusdi Nurman para anggota dewan dengan disaksikan para undangan, termasuk dari Forkopimda.

Agenda Paripurna pertama 9 Agustus 2023, DPRD bersama Pemerintah Kota Bukittinggi melakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan bersama atas KUA PPAS APBD Tahun Anggaran 2024.

Asril, dari Banggar DPRD dalam kesempatannya menyampaikan, bahwa RKPD kota Bukittinggi TA 2024 telah dilakukan sinkronisasi antara prioritas kota, prioritas kota, prioritas provinsi dan Nasional.

BACA JUGA  Terkait Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN, Ketua KASN Panggil Rektor UNP

Sehingga kata dia, diharapkan perencanaan pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Bukittinggi dapat mendukung tercapainya sasaran utama dan prioritas pembangunan provinsi maupun nasional sesuai dengan potensi dan kondisi daerah.

Disampaikan, pada 2024, RKPD Kota Bukittinggi dengan tema “Transformasi Sektor Ekonomi Unggulan yang Terintegrasi Inklusif dan Berkelanjutan”, maka belanja daerah diarahkan untuk pencapaian prioritas pembangunan Kota Bukittinggi untuk tahun 2024, yakni pada prioritas peningkatan ekonomi kerakyatan.

Selain itu, tambah Asril, juga pada prioritas pengembangan sektor pendidikan, prioritas pengembangan sektor kesehatan dan lingkungan, prioritas pengembangan kepariwisataan, seni budaya dan olahraga.prioritas peningkatan tata kelola pemerintahan, prioritas pengembangan sosial kemasyarakatan dan prioritas pengembangan sektor pertanian.

BACA JUGA  Kenang Tragedi Wamena, Warga Lubuk Sikarah Menangis di Depan Nasrul Abit

Maka dari itu, sebut Asril, berdasarkan hasil rapat kerja Badan Anggaran (Banggar) bersama tim anggaran pemerintah daerah, SKPD dilingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi, bahwa KUA-PPAS hasil pembahasan masih dalam posisi defisit dan SILPA tahun berjalan menunjukkan angka sebesar Rp200 miliar.

Menurut Asril, ini didefinisikan harus terus dilakukan kajian untuk maksimalisasi potensi pendapatan daerah atau kembali melakukan skala prioritas anggaran belanja.

Comment