Peristiwa

Akan Didalami, Polda Sumbar Sudah Kantongi Dalang di Balik Unjuk Rasa Warga Air Bangis Pasaman Barat

761
×

Akan Didalami, Polda Sumbar Sudah Kantongi Dalang di Balik Unjuk Rasa Warga Air Bangis Pasaman Barat

Sebarkan artikel ini
Kapolda Sumbar Irjen Suharyono memberikan keterangan terkait demo berjilid-jilid di Sumbar.Ist

PADANG – Kapolda Sumatera Barat Irjen Suharyono mengakui sudah mengantongi nama-nama yang memprovokasi warga Jorong Pigogah Patibubur, Nagari Air Bangis, Pasaman Barat untuk demontrasi ke Kantor Gubernur Sumbar.

Demikian ditegaskannya saat memberikan keterangan pers pada pemulangan pengunjuk rasa dari Masjid Raya Sumbar untuk pulang, Sabtu (5/8/2023).

“Setelah kami telusuri, kami selidiki siapa yang mengancam. Tidak saya sebut sekarang agar tidak muncul kegaduhan,”katanya.

Diakuinya, demo ini murni, masyarakat saja yang belum ada pemahamannya. Sehingga digerakan oleh satu orang, dua orang tiga orang untuk diajak. Awalnya hanya penegakan hukum.

“Ada yang ditahan, ya dijawab, penyidik menjawab. Jelas pelanggaran pasal 363 KHUP. Mencuri, barang yang bukan miliknya. Memanen sawit yang ada di tanah negara. Itu pelanggaran,”ujarnya.

BACA JUGA  Ramadan, Polsek Sungai Pagu Berbagi Dengan Panti Asuhan

Disebutkannya, pihaknya juga memiliki kewajiban untuk mengusut dan mendalami siapa yang menghasut, menggerakan massa ke Padang.

“Siapa yang mengajak anak-anak. Siapa yang donaturnya semua sudah ada di kami. Tapi kami tidak menyampaikannya, agar tidak terjadi kegaduhan,”tambahnya.

Sementara terkait ada beberapa nama yang diamankan petugas saat pemulangan pengunjuk rasa, menurutnya bukan ditahan. Tapi hanya untuk menjadi catatan saja.

Kapolda juga berjanji akan melakukan kunjungan ke Pasaman Barat terkait dengan unjuk rasa tersebut. “Kami akan berkunjung ke Pasaman Barat, akan mengajak mereka. Akan turun ke lokasi, dari BPN ATR, dari Kementrian Kehutanan. Apa yang sebenarnya terjadi di lapangan,”katanya.

Diketahui, lebih dari seribu warga Nagari Air Bangis, Kabupaten Pasaman Barat, menggeruduk Kantor Gubernur Sumatera Barat

BACA JUGA  Wako Erman Safar Serahkan Bansos Tambahan Sembako dan PKH Triwulan III untuk 1.028 KPM

Massa menuntut Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menghentikan intimidasi terhadap masyarakat Air Bangis yang tinggal di kawasan hutan, termasuk meminta kepolisian setempat membebaskan dua rekan mereka yang ditahan.

Massa datang ke Kantor Gubernur Sumatera Barat sekitar pukul 09 WIB sejak Senin, 31 Juli 2023. Kordinator Aksi, Hariz Sitonga, mengatakan tuntutan masyarakat hanya diberikan rasa aman untuk tinggal. Sebab, selama ini masyarakat dibayang-bayangi dengan status hutan lindung yang baru disampaikan oleh pemerintah pada 2016.(*/Bdr)

Comment