Nasional

Latsitardanus ke-XLIII Resmi Dibuka, Panglima TNI: Nanti Sudah Lulus Jangan Arogan

842
×

Latsitardanus ke-XLIII Resmi Dibuka, Panglima TNI: Nanti Sudah Lulus Jangan Arogan

Sebarkan artikel ini
Peserta Latsitadarnus XLIII di Sumbar menunjukan atraksi kebolehan, Jumat (19/5/2023).ist

PADANG – Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XLIII Tahun 2023 resmi berlangsung di Sumbar, Jumat (19/5) di halaman Istana Gubernur Sumatera Barat (Sumbar). Sebanyak 1.300 taruna segera beredar di Sumatera Barat.

Pada pembukaan di halaman Istana Gubernur Sumbar, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono berpesan agar para taruna-taruni yang berasal dari berbagi akademi, untuk tidak bersifat arogan.

“Nanti ketika telah bertugas hindari sifat arogan. Karena akan melukai hati masyarakat. Untuk mengoptimalkan jalannya pemerintahan di NKRI butuh sinergitas dengan seluruh elemen,” katanya.

Dikatakannya, sejarah membuktikan tidak ada masalah yang tidak selesai di Republik Indonesia (RI) ini. Hal itu bisa terjadi dikarenakan kuatnya persatuan dan kesatuan.

Jadikanlah itu motivasi untuk untuk terus menjadi sinergisitas saat mengabdi di lembaga masing-masing. Singkirkan ego sektoral berikan pengabdian yang terbaik.

Baca Juga:  Mulai 1 Januari 2021, Pelabuhan Teluk Bungus Kota Padang Dikelola Kemenhub

“Ketika Latsitardanus kedepan prinsip gotong royong antara sesama dan masyarakat, nilai-nilai itu akan bermanfaat bagi pembangunan daerah, ” katanya.

Dia berharap para taruna-taruni yang mengikuti proses latihan untuk bersungguh-sungguh dan kedepankan integritas. Untuk mendapatkan hasil yang optimal patuhi aturan yang berlaku.

Kapolri Jendral Sigit Listyo Prabowo mengharapakan sinergitas TNI, Polri hingga mahasiswa terus dijaga.

“Melanjutkan apa yang disampaikan oleh Bapak Panglima jadi Latsitarda Nusantara, ini kegiatan latihan dari peserta Latsitarda yang tergabung dari matra TNI, Polri. Kemudian tadi juga ada IPDN dan politeknik cyber dan juga bergabung dengan mahasiswa dan mahasiswi yang berada di wilayah Sumatera Barat,” ujar Sigit.

Sigit berharap peserta dalam mengimplementasikan kegiatan yang dilaksanakan selama pelatihan. Utamanya, kata Sigit, mengenai sinergitas dan soliditas.

Baca Juga:  Danlantamal II Padang Sambut Kehadiran Aspotmar Kasal di BIM

Menurut Sigit, sinergitas antara TNI, Polri hingga masyarakat harus terus dilakukan. Sebab, menurutnya, sinergitas sangat penting untuk menghadapi berbagai tantangan.

Utama dari kegiatan ini bagaimana setelah dan pada saat melaksanakan kegiatan ini sinergitas dan soliditas ini terus terjaga antara seluruh stakeholder baik itu TNI, Polri.

“Kemudian rekan-rekan yang tergabung di IPDN, dari lembaga politeknik cyber, mahasiswa dan masyarakat betul-betul bisa merasakan semakin hari yang namanya sinergitas, soliditas itu menjadi sangat penting. Apalagi menghadapi berbagai macam persoalan bangsa yang tentunya semakin berat ke depan,” sebut Sigit.

Hadir pada kesempatan itu, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, Wakil Gubernur (Wagub) Audy Joinaldy, Forkopimda Sumbar, Sekdaprov Sumbar, Hansastri, Kepala OPD Pemprov Sumbar, bupati dan wali kota dan stakeholder.(Bdr)