Nasional

Latsitardanus ke-XLIII Resmi Dibuka, Panglima TNI: Nanti Sudah Lulus Jangan Arogan

477
×

Latsitardanus ke-XLIII Resmi Dibuka, Panglima TNI: Nanti Sudah Lulus Jangan Arogan

Sebarkan artikel ini
Peserta Latsitadarnus XLIII di Sumbar menunjukan atraksi kebolehan, Jumat (19/5/2023).ist

PADANG – Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XLIII Tahun 2023 resmi berlangsung di Sumbar, Jumat (19/5) di halaman Istana Gubernur Sumatera Barat (Sumbar). Sebanyak 1.300 taruna segera beredar di Sumatera Barat.

Pada pembukaan di halaman Istana Gubernur Sumbar, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono berpesan agar para taruna-taruni yang berasal dari berbagi akademi, untuk tidak bersifat arogan.

“Nanti ketika telah bertugas hindari sifat arogan. Karena akan melukai hati masyarakat. Untuk mengoptimalkan jalannya pemerintahan di NKRI butuh sinergitas dengan seluruh elemen,” katanya.

Dikatakannya, sejarah membuktikan tidak ada masalah yang tidak selesai di Republik Indonesia (RI) ini. Hal itu bisa terjadi dikarenakan kuatnya persatuan dan kesatuan.

BACA JUGA  Harkitnas ke-116, Gubernur Mahyeldi Ingatkan Pentingnya Memberikan Teladan pada Generasi Muda

Jadikanlah itu motivasi untuk untuk terus menjadi sinergisitas saat mengabdi di lembaga masing-masing. Singkirkan ego sektoral berikan pengabdian yang terbaik.

“Ketika Latsitardanus kedepan prinsip gotong royong antara sesama dan masyarakat, nilai-nilai itu akan bermanfaat bagi pembangunan daerah, ” katanya.

Dia berharap para taruna-taruni yang mengikuti proses latihan untuk bersungguh-sungguh dan kedepankan integritas. Untuk mendapatkan hasil yang optimal patuhi aturan yang berlaku.

Kapolri Jendral Sigit Listyo Prabowo mengharapakan sinergitas TNI, Polri hingga mahasiswa terus dijaga.

“Melanjutkan apa yang disampaikan oleh Bapak Panglima jadi Latsitarda Nusantara, ini kegiatan latihan dari peserta Latsitarda yang tergabung dari matra TNI, Polri. Kemudian tadi juga ada IPDN dan politeknik cyber dan juga bergabung dengan mahasiswa dan mahasiswi yang berada di wilayah Sumatera Barat,” ujar Sigit.

BACA JUGA  Paparkan Sejarah PDRI, Kemendagri Puji Gubernur Mahyeldi

Sigit berharap peserta dalam mengimplementasikan kegiatan yang dilaksanakan selama pelatihan. Utamanya, kata Sigit, mengenai sinergitas dan soliditas.

Menurut Sigit, sinergitas antara TNI, Polri hingga masyarakat harus terus dilakukan. Sebab, menurutnya, sinergitas sangat penting untuk menghadapi berbagai tantangan.

Utama dari kegiatan ini bagaimana setelah dan pada saat melaksanakan kegiatan ini sinergitas dan soliditas ini terus terjaga antara seluruh stakeholder baik itu TNI, Polri.

Comment