PADANG- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sumbar, H Helmi tabuh Musyawarah Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (K2MA) tingkat Sumbar di MAN 3 Padang, Kamis (9/2).
Kakanwil Helmi meminta kepala madrasah aliyah (MA) negeri dan swasta yang ada di Sumbar untuk terus berbenah dan melakukan inovasi untuk meningkatkan kualitas lulusan. Sehingga, semakin banyak lulusan MA yang diterima di perguruan tinggi favorit. Selain itu, juga menyiapkan lulusan MA untuk mampu bersaing di dunia kerja maupun membuka lapangan pekerjaan sendiri dengan lifeskill yang didapat selama belajar di bangku masdrasah.
Helmi juga mendorong agar MK2MA itu ditingkatkan frekuensi pelaksanannya. Saat ini MK2MA dilaksanakan sekali dalam dua bulan. Ke depan, kakanwil menyarankan agar diadakan sekali sebulan. Dengan demikian, semakin banyak masdrasah yang jadi tuan rumah musyawarah tersebut sekaligus dapat menjadi percontohan atau perbandingan bagi madrasah lain.
“Jumlah MA negeri di Sumbar ada 48, MA swasta 175. Jadi, total ada 223 MA yang tersebar di seluruh Sumbar. Kalau MK3MA diadakan hanya sekali dua bulan, maka dalam setahun paling banyak 6 madrasah saja sebagai tuan rumah bergilir. Oleh karena itu, kegiatan ini agar ditingkatkan frekuensinya,” kata Helmi.
Ia juga berpesan kepada para kepala madrasah yang mengikuti MK3MA agar menerapkan prinsip ‘ATM’, yaitu ambil, tiru, dan modifikasi kelebihan atau keunggulan pada suatu madrasah untuk diterapkan di madsrasah yang dipimpinnya.
“Seperti di MAN 3 Padang ini, ada program takhassus yang lulusannya disiapkan untuk tembus perguruan tinggi favorit maupun sekolah kedinasan. Tadi juga ada penampilan tari yang dibawakan siswa dengan iringan musik live. Hal seperti ini jarang kita temukan,” ucap Helmi.
Kakanwil juiga menyinggung peningkatan kolaborasi antara warga madrasah dengan pemerintah daerah, komite, dan unsur lainnya untuk membangun madrasah yang lebih bermutu.
Terkait tema kegiatan MK3MA kali ini yang begerak bersama dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka, H. Helmi menekankan perlunya komunikasi dan koordinasi yang masif agar kurikulum merdeka di madrasah dapat mewujudkan dan memberikan kemandirian madrasah dalam mengelola pendidikan dan pembelajaran. Selain itu, tranfsormasi digital juga harus jadi perhatian bagi madrasah dalam rangka menyikapi kemajuan zaman sembari tetap mengutamakan program yang sudah ada, seperti mencetak hafiz dan hafidzah.
“Tentunya hal ini demi peningkatan kualitas dan daya saing madrasah,” tutur kakanwil.
Sementara, Kakankemenag Kota Padang H. Edy Oktafiandy memberikan apresiasi luar biasa kepada para kepala MA Sumbar yang melaksanakan kegiatan ini. Menurutnya, dengan kerjasama, banyak hal bisa dilakukan, terutama dalam peningkatan kualitas pendidikan dan output lulusan madrasah.
“Madrasah harus terus berkembang baik, secara akademik maupun non akademik. Dan setiap tahun hendaknya lulusan madrasah diterima kuliah di PTN dan PTKIN favorit semakin meningkat jumlahnya,” kata Edy Oktafiandi.
Pada kesempatan yang sama, Kepala MAN 3 Padang Afrizal mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan untuk jadi tuan rumah. Apalagi, MK3MA kali ini merupakan perdana dirangkai dengan kegiatan malam ramah tamah. Kegiatan ramah tamah itu diadakan Rabu malam (8/2) atau sehari jelang pelaksanaan musyawarah.
Afrizal juga mengekspos sejumlah program unggulan pada madrasah yang dipimpinnya itu. Di antaranya lokal takhassus dalam rangka menyiapkan lulusan dapat diterima di sekolah kedinasan dan kampus favorit. Lalu ada program kewirausahaan sebagai bentuk implementasi MAN keterampilan, hingga pengembangan minat, bakat, dan potensi siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler.
Adapun kegiatan ekstrakurikuler yang jadi unggulan MAN 3 Padang di antaranya adalah marching band, beladiri silat dan taekwondo, pramuka, hingga paskibra.
Sedangkan Ketua MK3MA Sumbar H. Darwin mengatakan, kegiatan MK3MA kali ini berbeda dibandingkan pelaksanaan sebelumnya karena diawali dengan malam ramah tamah yang penuh keakraban.
“Salah satu inovasi untuk meningkatkan kualitas MK3MA se-Sumbar ini yakni malam ramah tamah sebelum musyawarah dimulai karena dapat meningkatkan komunikasi melalui suasana santai,” tuturnya.
Turut hadir pada acara pembukaan Mk3MA itu Kabid Pendidikan Madrasah (Pendmad) H. Hendri Panidias , Kasi Penmad Farhan Furqani, Ketua Komite Buya Jamaris, pengawas madrasah Devi Desmal, unsur forkopimca Koto Tangah, serta para kepala MA se-Sumbar. (drd)
MAN 3 Padang Gelar MK2MA Sumbar, Helmi: Tuntut Madrasah Aliyah Terus Lakukan Inovasi







