Umum

Ekspedisi Padang -Solok (3) Hari Keempat, Rombongan Ekspedisi Mulai Masuk Kawasan Kabupaten Solok

737
×

Ekspedisi Padang -Solok (3) Hari Keempat, Rombongan Ekspedisi Mulai Masuk Kawasan Kabupaten Solok

Sebarkan artikel ini

Di SAAT gerimis menghiasi hutan belantara di kawasan Bukit Gadang, rombongan Ekspedisi Padang – Solok kembali berbenah bersiap siap kembalinya meneruskan perjalanan.

Pada hari keempat, Senin (12/3/2022) tim yang dikomandoi legislatif Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman kembali lanjutkan perjalanan di tengah hutan yang tanahnya masih basah diguyur hujan semalam.

DASMAN BOY – – – – Kota Padang Sumbar

Air hujan masih menggelayut di antara tanaman perdu di antara pepohonan besar yang tumbuh menjulang di punggung Bukit Gadang tersebut. Semalam, telah beristirahat dengan mendirikan tenda guna menyimpan tenaga untuk menuju titik penjemputan di Kabupaten Solok. Usai sarapan, rombongan mulai meninggalkan Camp III menuruni jalan yang menurun ke kawasan Solok.

Menurut Katim Rombongan Evi Yandri, niat dan semangat rombongan masih tetap satu tujuan menapak rute ekspedisi Padang – Solok. Waktu yang ditargetkan 6 hari hanya menyisakan dua hari Selasa – Rabu (13-14 /12/2022). Artinya, hari kelima Selasa (13/12 /2022) rombongan sudah masuk kawasan Kabupaten Solok.

Buktinya, Senin siang rombongan dilaporkan petugas Posko Induk di Kuranji Kota Padang rmenginformasikan ombongan yang masih berjumlah 35 orang tersebut telah meninggalkan Bukit Gadang dan telah mulai masuk menyusuri Bukit Sitinjau Lawiek.

Untuk diketahuinya Bukit Sitinjau Lawiek ini sesuai petunjuk peta, daerah tersebut telah masuk dalam kawasan administrasi Pemkab Solok. Siangnya, usai istirahat dan makan siang tim telah berada di antara tanda jejak (TJ) 17 TJ 18, Bukik Sitinjau Lauik.

Jika tidak ada aral melintang dan kendala yang berarti, rombongan akan sampai di titik yang sudah disepakati di di Jorong Ujuang Ladang Nagari Koto Sani Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok, Rabu (14/12/22).

Selama perjalanan tim selalu diguyur hujan

Dapat digambarkan bagi kelompok pecinta alam, mendaki gunung melintasi alam rimba belantara memberikan kesan tersendiri dengan beragam kisah unik dan menarik. Selain menantang, mendaki gunung dapat menjadi pemicu semangat untuk tetap bangkit meski dipenuhi berbagai rintangan

Saat mencapai puncak, hal tersebut dapat diibaratkan sebagai sebuah perjuangan yang akhirnya dapat terbayarkan dengan keindahan luar biasa. Rasa puas dan syukur bahkan seringkali membuat setiap seorang pecinta alam merasakan haru mendalam. Pengalaman dari pengelana di alam terbuka di tengah rimba belantara tersebut biasanya tak bisa terlukiskan dalam sebuah kata-kata yang mampu memberi dorongan semangat buat pendaki pemula.

Menapak gunung dan hutan menjadi aktivitas yang sangat menyenangkan dan memberi banyak pelajaran bagi setiap orang yang pernah terlibat. Selain bisa menikmati keindahan alam yang ada, mendaki gunung bisa memberi hikmah bagi setiap pecinta alam seperti kerja tim, saling menghargai, rasa syukur dan sebuah perjuangan. Hal ini dapat diperoleh karena mengarungi belantara dalam sebuah ekspedisi memang biasanya dipenuhi beragam rintangan tak terduga baik karena medan ataupun kondisi cuaca.

Laporan dari Posko Induk di Kuranji Kota Padang, hingga rombongan dilaporkan telah memasuki kawasan Koro Sani Solok, Selasa (13/12 /2022) . (bersambung)

Baca Juga:  Dispapertan Kota Padangpanjang Laksanakan Vaksinasi Rabies Gratis