SOLSEL — Akhirnya, Prosesi Melewakan Rajo Daulat Yang Di Pertuan Tuanku Rajo Bagindo Raja Adat Alam Surambi Sungai Pagu, Pucuk Pimpinan Kampai Nan XXIV Baloen, Kabupaten Solok Selatan, Minang Kabau Sumatera Barat angkatan ke-17 telah terlaksana sebagaimana mestinya di Istano Balon, Senin (14/11/2022).
Menurut ketentuannya, bahwa Tuanku merupakan “Turun Temurun dan Puti Sunduik Basunduik”. Setelah melewati berbagai tahapan musyawarah dan mufakat, maka pemangku Rajo Daulat Yang Di Pertuan Tuanku Rajo Bagindo Raja Adat Alam Surambi Sungai Pagu, Pucuk Pimpinan Kampai Nan XXIV angkatan ke-17 disandang Tuanku Mudo Sutan Bareno.
Prosesi Melewakan Bareno sebagai Rajo Daulat Yang Di Pertuan Tuanku Rajo Bagindo Raja Adat Alam Surambi Sungai Pagu, Pucuk Pimpinan Kampai Nan XXIV, dihadiri Gubernur Sumbar yang diwakili Staf Ahli Gubernur H Syafrizal, Anggota DPRD Sumbar, Mario Syah Johan, Kadis Kebudayaan Sumbar, Syaifullah, Kapolres Solok Selatan, Dandim 0309, Kejari Solok Selatan serta para undangan pemangku adat dari berbagai daerah serta niniak mamak cadiak.l pandai dan bundo kanduang.
Disayangkan, dari pantauan media ini, pejabat pemerintah dari Kabupaten Solok Selatan tidak terlihat di dalam Istano Baloen saat prosesi malewakan Rajo Daulat Yang Dipertuan Tuanku Rajo Bagindo. baik itu Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para asisten dan staf ahli Bupati.
Gubernur Sumbar yang melalui Staf Ahli H Syafrizal mengapresiasi semua pemangku adat di Alam Surambi Sungai Pagu yang sudah mendukung pelaksanaan melewakan Rajo ini.
Semoga semua yang sudah menjadi perhatian dan kepedulian dari Pemerintah Daerah Provinsi bersama Lembaga Legislatif Provinsi Sumbar hendaknya dapat di dukung oleh Pemerintah Daerah Solok Selatan serta berbagai pihak lainnya.
“Kami mengucapkan selamat kepada Rajo Daulat Yang Dipertuan Tuanku Rajo Bagindo, yang telah selesai malewakan. Hendaknya begitu juga dengan ketiga raja lainnya,” ujar Syafrizal.
Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Syaifullah dikesempatan itu menyampaikan apresiasi pada semua pihak yang ada di Solok Selatan terkait dengan dukungan pelaksanaan kegiatan Melewakan Rajo Daulat Yang Di Pertuan Tuanku Rajo Bagindo Raja Adat Alam Surambi Sungai Pagu.
Masih ada lagi tiga kegiatan melewakan Rajo di Solsel ini yang akan dilaksanakan melalui dukungan dana APBD Provinsi Sumbar tahun 2022 ini.
Maka dari itu, kepada semua tuanku, para pemangku adat, (ninik mamak), alim ulama, Cadiak Pandai, Dubalang, dan Bundo kanduang sangat diharapkan dukungannya dan partisipasinya.
“Terimakasih kepada anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat bapak Mario Syah Johan dan para pemangku adat di Solok Selatan yang sudah mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Semua kegiatan ini tentu adalah berkat dukungan penuh dari Bapak Gubernur Sumbar, pasalnya dananya berasal dari APBD Provinsi Sumbar,”katanya.
Anggota DPRD Sumbar Mario Syah Johan mendefinisikan, dengan sudah adanya Rajo-Rajo di Alam Surambi Sungai Pagu, tentu setelah kegiatan melewakan Rajo yang di mulai dari Rajo Bagindo ini, akan menggeliat perekonomian masyarakat.
Dikatakan Mario, kegiatan ini adalah yang pertama dilaksanakan, dan pada tahun ini bapak Gubenur Sumbar sudah menganggarkan untuk empat kegiatan melewakan Rajo di Alam Surambi Sungai Pagu,” sebut Mario Shahjohan dari Fraksi Gerindra.
Maka dari itu, ia sangat berharap pada semua Tuanku, para sandi urang gadang, semua penghulu, bundo kanduang, dubalang, mande bapak serta berbagai pihak lainnya untuk dapat mendukung kegiatan melewakan Rajo yang tiga lagi.
karena untuk penganggaran kegiatan melewakan Rajo di Alam Surambi Sungai Pagu ini dalam APBD Provinsi Sumbar hanya sampai pada akhir tahun ini.
“Dengan suksesnya melewakan Rajo Daulat Yang Di Pertuan Tuanku Rajo Bagindo Raja Adat Alam Surambi Sungai Pagu, menjadi awal kesuksesan untuk pelaksanaan di tigo rajo lainnya,”Harao Mario.
Sementara itu, Tuanku Rajo Mudo Sutan Mukhwi Vendra memaparkan berbagai kronologi prosesi jelang melewakan Bareno sebagai Rajo Daulat Yang Di Pertuan Tuanku Rajo Bagindo Raja Adat Alam Surambi Sungai Pagu, Pucuk Pimpinan Kampai Nan XXIV Baloen, Kabupaten Solok Selatan, Minang Kabau Sumatera Barat angkatan ke-17 pengganti Bustam Baloen, SH Tuanku Rajo Bagindo yang mangkat pada 20 Mei 2020 lalu.
Dia menyebutkan, tertundanya melewakan rajo saat itu disebabkan oleh pendemi Covid-19. Sedangkan prosesi melewakan Rajo Daulat Yang Di Pertuan Tuanku Rajo Bagindo Raja Adat Alam Surambi Sungai Pagu ini terakhir dilaksanakan pada 40 tahun lalu, yaitu sekitar tahun 1984.
Istano Baloen saat ini memiliki keturunan dari Puti Ros Dewi Baloen (puti ke 16) yaitu, Tuanku Mudo Sutan Bareno Baloen yang telah dilewakan menjadi Tuanku Daulat Yang Dipertuan Tuanku Rajo Bagindo, Tuanku mudo Sutan Mukhwi Vendra Baloen, Tuanku mudo sutan Syahalam Baloen.
Selanjutnya, Puti Yurina Dewi Baloen, memiliki tiga putri yaitu, Puti Melani Wulandari Baloen, Puti Zahwa Zaqila Baloen dan Puti tTrizora Baloen. kemudiaan yang paling bungsu Ada Puti Ferona Dewi Baloen yang memiliki dua Putra yaitu Tuanku Mudo Sutan Alif Baloen Sutan Farqah Hidayat Baloen. (afn)







