PADANG – Kepala Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) Sumbar mengaku terkejut dengan pernyataan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terkait ribuan teroris NII berada di Sumbar. Untuk itu Pemprov Sumbar segera merapatkan dengan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Sumbar.
“Selama ini belum ada kita mendeteksi teroris ini.Untuk itu segera menggelar rapat merespon informasi ini,”sebut Kepala Kesbangpol Sumbar, Jefrinal Arifin, Rabu (13/4).
Dikatakannya, pihak sedang melakukan kajian sesuai dengan informasi yang diberikan Polri. Kemudian baru memutukan tindakan.
“Kita segera menggelar rapat bersama Forkopimda, nanti hasil disampaikan oleh Gubernur,”sebutnya.
Sebelumnya, diinformasikan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), menyebut ada sebanyak 1.125 orang teroris kelompok Negara Islam Nusantara (NII) berdiam di Sumatera Barat (Sumbar). Mereka tersebar di Kabupaten Tanah Datar dan Dharmasraya.
Dari 1.125 tersebut, sebanyak 400 orang di antaranya diketahui berstatus sebagai personel aktif. Sisanya sudah dibaiat yang siap aktifkan kapan saja.
“Dengan anggota mencapai 1.125 anggota. Di mana sekitar 400 orang di antaranya merupakan personel aktif. Dan selebihnya nonaktif atau sudah berbaiat namun belum aktif dalam kegiatan NII, yang sewaktu-waktu bisa diaktifkan kembali apabila perlu,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dikutip dari Detikcom, Selasa (12/4/2022). (Bdr)







