Olahraga

KONI Sumbar Sesalkan Pelatih Tak Dampingi Atlet, Namun Honor Tetap Diterima

160
×

KONI Sumbar Sesalkan Pelatih Tak Dampingi Atlet, Namun Honor Tetap Diterima

Sebarkan artikel ini

PADANG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar kembali menegaskan kepada pelatih untuk mendampingi atletnya dalam latihan. Terutama pelatih cabang olahraga (Cabor) yang atletnya lolos ke PON Papua.

Tentu, bagi pelatih yang tidak konsisten mendampingi atletnya, KONI Sumbar akan menangguhkan honor bulanan mereka.

Wakil Ketua II KONI Sumbar, Fazril Ale yang juga Ketua Tim Teknis mewanti wanti hal tersebut saat memantau latihan bersama yang diadakan oleh KONI Sumbar di Sport Hall KONI Sumbar, Sabtu (11/7/2020)

“Ya, kapan perlu akan kita surati Pengprov Cabang Olahraga (Cabor) yang bersangkutan agar pelatih tersebut diganti, karena tidak konsisten dalam melatih. Padahal mereka menerima honor bulanan, namun tidak melatih,” kata Ale.

BACA JUGA  Kejurnas Piala Ketum PB FORKI Bakal Maksimalkan Pemanfaatan Teknologi Digital

Dia menambahkan, di setiap Cabor ada dua sampai tiga pelatih yang mendampingi atlet saat latihan, namun yang melatih kadang satu pelatih saja yang datang. Sementara yang dua lagi tidak pernah datang melatih.

“Kita dapat kabar dari salah seorang pelatih salah satu Cabor, yang bersangkutan dari bulan Maret sampai sekarang tak datang melatih atletnya. Padahal dari Pengprov ada tiga pelatih yang di SK kan untuk melatih atlet jelang PON Papua . Ini yang kita sesalkan padahal honor bulanan mereka tetap diterima, namun tidak pernah melatih, “ujar Ale.

Ale mengatakan, dalam waktu dekat KONI Sumbar akan menyurati Pengprov Cabor yang bersangkutan perihal masalah ini.

BACA JUGA  Kemenpora Myanmar Percayakan Syafrizal Adek Presiden Chinlone Indonesia

“Dalam waktu dekat kita akan surati Pengprov Cabor tersebut, kapan perlu pelatih tersebut kita suruh ganti dengan pelatih lain agar tidak ada kecemburuan antar pelatih, masa yang sudah susah melatih sama-sama dapat dengan pelatih yang tidak melatih,” pungkasnya geram. (rjk)

Comment