Ekonomi

Tingkatkan Produktivitas Tani, Wagub Sumbar Serahkan Bantuan Alsintan

188
×

Tingkatkan Produktivitas Tani, Wagub Sumbar Serahkan Bantuan Alsintan

Sebarkan artikel ini

PASBAR — Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit melakukan tanam padi perdana di lahan sawah kelompok tani Mulya Munggu Cangkeh Jorong Patomuan Nagari Talu Kecamatan Talamau, Senin (29/6/2020) dalam kegiatan bertajuk “Tanam Perdana Dua Kali Setahun dan Mina Padi Nagari Talu”.

Turut hadir dalam acara tersebut anggota DPD RI Emma Yohana, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Sumbar Syafrizal, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Yosmeri dan Bupati Pasaman Barat (Pasbar) diwakili oleh Sekretaris daerah Yudesri dan sejumlah pejabat Pasbar.

Dalam sambutan Wagub Sumbar mengatakan sangat bersyukur Nagari Talu yang selama ini hanya melaksanakan penanaman satu kali satu tahun. Namun untuk tahun ini mulai pengembangan baru dengan melaksanakan dua kali tanam padi dalam satu tahun.

BACA JUGA  Kasubag Umum KPP Pratama: Wajib Pajak Tak Dikenakan Sanksi, Bayar Sebelum Jatuh Tempo

“Untuk Provinsi Sumatera Barat bagaimana kita mempertahankan kondisi pangan yang saat ini mencapai 2,8 Juta ton, khusus di Nagari Talu luas lahan pertanian sekitar 700 hektare,” kata Nasrul Abit.

Sebagaimana diketahui Sumbar didominasi sektor pertanian dengan sumbangan terhadap PDRB sebesar 23,91 persen. Dimana dukungan usaha pertanian tanaman pangan hortikultura cukup besar dan berkembang baik, sehingga langsung menyentuh masyarakat di pedesaan.

“Alhamdulillah, dengan terobosan yang positif Nagari Talu bisa dua kali tanam dalam satu tahun,” kata Wagub Nasrul Abit.

Wagub Nasrul Abit menjelaskan, bahwa Sumbar merupakan salah satu dari 17 Provinsi penyangga produksi pada Nasional, untuk mendukung swasembada pangan yang berkelanjutan.

BACA JUGA  Apresiasi Nasabah, BRI RO Padang Gelar Fan Game Gathering

“Untuk tahun ini saja, kita memiliki 588,042 hektar sawah dengan luas sawah baku yang kita punya 230,176 hektar. Kita menargetkan produksi beras lebih kurang 3 juta ton tiap tahunnya,” ucap Nasrul Abit.

Khusus di Kabupaten Pasaman Barat di Kecamatan Talamau minat petani cukup tinggi, tetapi terkendala dengan hama tikus yang terus menerus menyerang, karena penanaman belum serentak.

Lanjut Nasrul Abit menyampaikan, dari data yang ada masih banyak lahan-lahan potensial di Sumbar yang masih belum optimal pemanfaatannya (lahan tidur).

Comment