Ekonomi

Hari Pertama Pembatasan Selektif di Sumbar, Masih Banyak Kendaraan Tidak Patuh

451
×

Hari Pertama Pembatasan Selektif di Sumbar, Masih Banyak Kendaraan Tidak Patuh

Sebarkan artikel ini

PADANG – Ternyata penerapan kebijakan Pembatasan Selektif di Sumbar belum efektif. Masih banyak kendaraan angkutan yang tidak menurunkan penumpangnya di posko pemeriksaan.

“Masih ada kekurangan. Ini kita evaluasi, bagaimana lebih ketat lagi,”sebut Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit saat meninjau hari pertama pelaksanaan pembatasan selektif Selasa (31/3/2020) guna mencegah penyebaran covid-19.

Dalam kesempatan itu, Nasrul Abit meninjau dua perbatasan. Pertama di Sijunjung berbatas dengan Riau. Kemudian Dharmasraya berbatas dengan Jambi.

Diakuinya dalam pelaksanaan di kedua kabupaten tersebut masih ada kekurangan dalam penanganan. Seperti masih banyak mobil yang melintas di perbatasan Sijunjung dengan provinsi Riau dan kelengkapan pendataan juga belum ada.

Baca Juga:  Jaga Keselamatan Berkelanjutan, KAI Divre II Sumbar Ajak Pengendara Tertib Berlalu Lintas

“Saya lihat kendaraan berplat luar Sumbar, masih ada yang lewat, dalam pemeriksaan si pengemudi dan penumpangnya tidak disuruh turun dari kendaraannya untuk diperiksa. Hanya diperiksa dalam kendaraan, kalau suhunya kurang dari 38 derajat celcius dipersilahkan pergi,” ucap Nasrul Abit.

Dikatakannya, harusnya setiap kendaraan yang melintas pihak kepolisian memberhentikannya. Selanjutnya sopir dan penumpang harus diperiksa suhu badan dan disemprot dengan cairan disinfektan dan mengisi formulir yang telah disiapkan.

Bahkan, Nasrul sempat ikut menghentikan satu unit truk demi mencontohkan ketatnya pemeriksaan. “Untuk ke depan kita harap petugas lebih ketat, agar upaya kita tepat sasaran,”pungkasnya.(Bdr)