Pariwisata

Wagub Nasrul Abit Imbau untuk Meningkatkan Kunjungan Pariwisata ke Sumbar 

147
×

Wagub Nasrul Abit Imbau untuk Meningkatkan Kunjungan Pariwisata ke Sumbar 

Sebarkan artikel ini

PADANG — Kegiatan kepariwisataan di Sumatera Barat (Sumbar) pada dasarnya untuk pengembangan perekonomian daerah karena manfaatnya langsung dirasakan  masyarakat. Apalagi di tahun 2019 angka kunjungan wisatawan ke Sumatera Barat mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumbar H. Nasrul Abit pada pembukaan Rapat Koordinasi Pengembangan Pariwisata se Sumbar di aula Kantor Dinas Pariwisata, Selasa (21/1/2020).

Nasrul Abit berharap, untuk data kepariwisataan jumlah kunjungan wisatawan dihitung melalui pintu masuk wisata dan wisatawan yang menginap di hotel, sedangkan untuk wisatawan mancanegara dihitung dari imigrasi dan Badan Pusat Statistik (BPS).

Peningkatan jumlah kunjungan tentu tidak terlepas dari upaya pemerintah bersama pemangku kepentingan pariwisata lainnya untuk mempromosikan dan menjual paket wisata yang inovatif dan variatif.

BACA JUGA  Wagub Tinjau Raflesia Tuaan Mudae Terbesar di Dunia Mekar di Agam

“Sejumlah destinasi kreatif kita lihat sudah mulai bermunculan yang diiringi dengan destinasi digital yang mempromosikan daerah wisata kita,” ucap Nasrul Abit.

Begitu juga even-event budaya yang unik, spesifik dan khas Sumatera Barat yang tidak kalah menariknya. Sangat banyak warisan budaya.

“Mari gali segala potensi budaya yang kita miliki. Objek pemajuan kebudayaan yang perlu dilestarikan, dilakukan perlindungan, pemanfaatan dan pengembangan. Jadikan pariwisata sebagai income pemasukan terbesar di Sumbar,” terang Nasrul Abit.

Selanjutnya Nasrul Abit mengatakan, pengembangan pariwisata halal di Sumbar harus didukung semua pihak termasuk hotel dan rumah makan.

Menurutnya, halal tidak hanya menyangkut makanan saja tetapi juga pelayan dan fasilitas. Dari pantauannya saat ini masih banyak pelayanan hotel yang berpakaian seksi, tentu saja hal itu tidak menggambarkan syariah sesuai wisata halal.

BACA JUGA  Didukung Semen Padang, Gua Kelelawar Padayo jadi Objek Wisata Geopark di Kota Padang

“Perlu standar operasional untuk di hotel dan rumah makan yang ada di daerah. Kemudian tidak kalah penting harus memiliki sertifikat halal,” ujarnya.

Nasrul Abit juga mengungkapkan rasa bangga tentang Anugerah untuk Sumbar ditetapkannya warisan budaya Silek dan warisan tambang Batubara Ombilin Sawahlunto sebagai Warisan Dunia oleh UNESCO.

Comment