Peristiwa

Mau Kabur, Pemilik Sabu Bersenpi Terpaksa Dilumpuhkan dengan Timah Panas

282
×

Mau Kabur, Pemilik Sabu Bersenpi Terpaksa Dilumpuhkan dengan Timah Panas

Sebarkan artikel ini
RUSAK – Mobil tersangka penyok bagian depan karena ditambarakan yang ada di depannya.

PADANG – Jajaran Polres Limapuluh Kota melumpuhkan pria yang diduga prngedar Sabu di Mako Polres tersebut, Sabtu (7/9 /19) sekitar pukul 09.00 WIB. Petugas terpaksa melumpuhkan tersangka karena mobil disupirinya berusaha kabur dan menabrak mabil yang ada di depannya.

Selain itu terduga memiliki senpi laras pendek jenis FN. Di dalam mobil Jazz warna Putih Nopol. BM 1516 SF terduga polisi menyita barang bukti (BB) berupa Sabu 400 gram.

Pria terduga yang diketahui bernama Yd (35) wiraswasta warga Rumbai Kota Pekanbaru Riau. Ia tewas dengan luka tembakan di bagian leher dan tangan. Kemudian, terduga dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Sumbar untuk dilakukan outopsi. Selain itu polisi juga mengamankan teman perempuan terduga WH (27) warga jalan Hang Tuah Ujung Perum Kota Pekanbaru.

BACA JUGA  Jumadi dan Ricki Novaldi Pegawai BPN Sumbar Divonis Bebas Murni Majelis Hakim Pengadilan Tipikor

Informasi yang dihimpun di TKP,  kasus ini berawal Sabtu (7/9 /19) sekitar pukul 08.00 WIB, Sat Lantas bersama personel Polsek Pangkalan melakukan Razia Operasi Patuh Singgalang (OPD) 2019 tepatnya di depan Pos Lantas Polsek Pangkalan. Razia itu dipimpin Kanit Turjawali Lantas Ipda Apriman Sural.

Saat itu petugas memberhentikan mobil tersangka merk Honda Jazz warna putih Nopol BM 1516 SF, namun yg bersangkutan tidak mau berhenti. Justru mengacungkan Senpi dari dalam mobil dengan kecepatan tinggi. Karena melihat prilaku pengemudi langsung petugas mengambil sikap.

Kemudian Kanit Turjawali menghubungi Kanit SPKT Aipda Romi Paslah untuk melakukan Razia di depan Mako Polres bersama personel Reskrim, Narkoba dan Lantas.

BACA JUGA  Dua Rumah Rusak Parah dan Jalan Provinsi Tertimbun Akibat Longsor di Koto Malintang Agam

Berselang sekitar satu jam, kemudian mobil tersebut sampai di depan Mako Polres Limapuluh Kota dan langsung diberhentikan petugas. Namun pengemudi itu tidak mau berhenti, justru menabrak mobil yang ada di depannya. Kemudian tersangka berusha mundur untuk berusaha kabur, malahan menabrak mobil yang ada di belakangnya.

Lalu pengemudi mengacungkan Senpi dari dalam mobil. Karena tersangka mengacungkan pistol spontan saja personel polisi tak gegabah. Sehingga polisi melakukan penembakan peringatan ke atas sambil menyuruh keluar. Tapi tidak dihiraukan tersangka, bahkan mengancam personil dengan Senpinya.

Comment