Hukum

Jelang Lebaran, Waspadai Peredaran Uang Palsu

294
×

Jelang Lebaran, Waspadai Peredaran Uang Palsu

Sebarkan artikel ini
Kasat Reskrim Polres Bukittinggi AKP Andi MA Mekuo. SIK

BUKITTINGGI – Meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri disadari betul dari jajaran Sat Reskrim Polres Bukittinggi. Himbauan kepada seluruh masyarakat baik dari para pedagang maupun para konsumen agar lebih berhati hati lagi dengan ancaman bahaya peredaran uang palsu. Walaupun Sampai saat ini belum ada yang kami terima laporan mengenai peredaran Uang palsu di Bukittinggi, Senin (27/05/2019).

Kapolres Bukittinggi AKBP Arly Jembar Jumhana melalui Kasat Reskrim Polres AKP Andi MA Mekuo SIK mengatakan, saat ini tingkat proses jual beli yang ada di wilayah Kota Bukittinggi meningkat menjelang lebaran. Diketahui, Kota Bukittinggi merupakan pusat perdagangan dan perbelanjaan besar diwilayah di Sumbar, mulai dari pakaian, makanan dan lain lain.

“Kami dari Sat Reskrim Polres Bukittinggi menghimbau kepada masyarakat Bukittinggi agar lebih waspada terhadap ancaman kejahatan yang dapat menimpa kita. Ancaman kejahatan bisa saja terjadi kepada siapa saja. Oleh karena itu selalu waspada pada saat berbelanja. Dan jika membutuhkan bantuan Kepolisian agar segera melaporkan ke Polres Bukittinggi. Khususnya himbauan terhadap uang palsu yang apabila diketemukan oleh masyarakat pada saat bertransaksi supaya segera melaporkan ke pihak kepolisian terdekat,” kata Andi.

Andi mengatakan, tingkat kerawan yang mungkin biisa terjadi yaitu peredaran uang palsu. Sasaran yang dituju para pelaku kejahatan ini yaitu para pedagang kecil dan juga grosiran. Selain itu, sasarannya para pedagang yang sedang ramai dikunjungi oleh konsumen, sehingga pedagang tidak fokus melihat detail uang yang diberikan pelaku.

BACA JUGA  Akhir Pelarian Usai Viral, Izet Akhirnya Ditangkap di Tanah Datar

“Kepada masyarakat baik pedagang atau konsumen yang akan melakukan transaksi perbelanjaan ada sedikit gambaran pemahaman tentang perbedaan uang asli dengan uang palsu. Untuk uang asli saat kita raba Kertasnya akan terasa lebih tebal dan tidak mudah lecek, Lambang negara ada tekstur kasar,(permukaan timbul), gradasi Warnanya cerah, tidak nampak luntur, tidak patah-patah, bagian kiri bawah ada optical variabel X, dicetak dengan tinta pigment khusus yang mana bisa berubah warna kalau dipandang dari sudut pandang berbeda, benang pengaman juga bisa berubah-ubah warna menyesuaikan sudut pandang mata,”ujarnya.

Comment