Budaya

Di Bawah Guyuran Gerimis, Panggung PKPEK 2020 Dihoyak Gandang Tambua Anak Rang Agam

580
×

Di Bawah Guyuran Gerimis, Panggung PKPEK 2020 Dihoyak Gandang Tambua Anak Rang Agam

Sebarkan artikel ini

PADANG – Panggung Medan Nan Bapaneh Kantor KAN Pauh IX pada malam keduabelas dihoyak gandang Tambua, group kesenian dari Bayua Kecamatan Tanjung Raya Agam, Jumat malam (11 /9 /2020). Selain gandang Tambua juga diramaikan, talempong, puput batang padi, aktraksi pencak silat dan saluang klasik.

Namun, kegiatan yang bertajuk Pagelaran Produk Ekonomi Kreatif (PKPEK) 2020 ini tetap memperhatikan protokoler kesehatan (Prokes) Covid-19. Hal ini mengingat belakangan penularan virus Covid 19 ini mulai menunjukan pergerakanya.

Ketua Penanggung Jawab Kegiatan PKPEK 2020 Erman Jamal Malin Marajo mengatakan, alek yang tak terlepas dalam melestarikan nilai nilai seni dan budaya terselenggara melalui pokok pokok pikiran Anggota DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman, yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Sumbar.

“Dalam pelaksnaan di lapangan Dinas Pariwisata Sumbar menggandemg anak nagari yang tergabung dalam Forum Komunikasi Anak Nagari (FKAN) Pauh IX Kuranji,” ujar Erman.

Baca Juga:  Akhir Pekan Ini DPW PKPS dan PWPS Sumbar Helat Halal Bihalal

Dikatakan Erman, alek dilaksanakan juga terlepas dalam memperdayakan pelaku seni dan budaya di Sumbar yang selama pandemi Covid-19 terdampak secara ekonomi. Maka melalui kegiatan PKPEK 2020 inilah didukung perekonomian melalui penampilan kesenian tradisi mereka.

Ketua Group Kesenian Gendang Tambua Pusako Minang Herizal mengatakan, group keseniannya sudah mulai berkegiiatan sejak 36 tahun silam. Mereka sudah malang melintang tampil pada kegiatan kegiatan seremonial dan kegiatan anak nagari di seantero Sumbar. “Dan tak jarang kami selalu tampil pada kegiatan anak nagari di mimang ini,” ujar Herizal.

Dikatakan Herizal, Group Kesenian Pusako Minang ini berasal dari Nagari Bayua Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam. Dan group kesenian ini dibawah organissi Rukun Keluarga Bayua (RKB) Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam.

Baca Juga:  DPP LAKAM 2025–2030 Resmi Dikukuhkan, Fadly Amran Dorong LAKAM Jaga Adat

Herizal mengaku sudah mulai gabung dengan Pusako Minang sejak tahun 1997. Tampil di pagelaran ini dengan memboyong sekitar 30 – an personelnya. Item yang ditampilkan
Gandang Tambua, Talempong, Pupuik Batang Padi, aktraksi pencak silat dan saluang klasik.

Ketua Rukun Keluarga Bayua (RKB) Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Johandri Dt Alam Basa mengatakan, RKB ini berdiri sejak tahun 1953 silam. Group ini pernah tampil di nasional Bogor tahun 2018 lalu. Dalam agenda kegiatan danau Maninjau.

Group seni RKB ini didukung personel sekitar 50 – an personil, yang personelnya itu terdiri dari anak Nagari Bayua Agam. “Saya mengapresiasi kegiatan anak nagari Pauh IX dalam kegiatan PKPEK 2020, sehingga group kesenian bisa unjuk kebolehan di sini,” ujar Johandri. (rjk)