Kota Padang

Pemko Padang Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lewat Latihan Gabungan

7
×

Pemko Padang Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lewat Latihan Gabungan

Sebarkan artikel ini
Pemko Padang perkuat kesiapsiagaan bencana melalui latihan gabungan MANTAP LKO

PADANG — Pemerintah Kota Padang memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana melalui Manajemen Latihan Komando Operasi MANTAP LKO Kogabwilhan I. Kegiatan berlangsung di Komplek Balai Kota Padang, Aie Pacah, Sabtu (18/4/2026).

Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Kegiatan ini dinilai sebagai langkah strategis memperkuat koordinasi menghadapi potensi bencana.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran, mulai dari TNI, Polri, Basarnas, Palang Merah Indonesia, BMKG, Dinas Kesehatan, serta seluruh unsur terkait lainnya. Latihan ini sangat penting untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan kesiapsiagaan kita dalam menghadapi potensi bencana,” ujarnya.

Fadly menegaskan pentingnya latihan dilakukan secara berkelanjutan. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memengaruhi dinamika kebencanaan.

Baca Juga:  Gebyar Ramadan Ditutup, Ini Nama Anak-anak yang Juara Tingkat Kota Padang

“Kita tentu selalu berdoa agar Kota Padang dan Sumatera Barat dijauhkan dari bencana. Namun demikian, kita tidak boleh lengah. Potensi kebencanaan tetap ada dan harus kita hadapi dengan kesiapan serta profesionalisme,” tambahnya.

Ia mendorong pelaksanaan latihan dilakukan secara rutin. Kegiatan ini mencakup petugas dan masyarakat.

“Dengan latihan yang rutin, koordinasi akan semakin solid dan kita benar-benar siap ketika menghadapi situasi darurat,” jelasnya.

Kegiatan tersebut didampingi Kalaksa BPBD Hendri Zulviton. Pemerintah daerah menilai sinergi lintas sektor menjadi kunci utama kesiapsiagaan.

Kepala Seksi Operasi Korem 032/Wirabraja Yusuf Tanjung menyampaikan latihan ini bagian dari agenda Kogabwilhan I. Pelaksanaan dilakukan serentak di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Bengkulu.

Baca Juga:  Fadly Amran Dukung Satber Anti Tawuran di Kecamatan Lubuk Kilangan

“Latihan ini melibatkan sekitar 500 personel gabungan dengan dukungan peralatan darat dan laut. Skenario mencakup evakuasi laut, penyelamatan di ketinggian seperti pohon dan billboard, penanganan korban bangunan runtuh, serta prosedur penanganan medis darurat,” pungkasnya. (Bdr)