SAWAHLUNTO — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mendatangi Dusun Simotung, Nagari Lunto Timur, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto, pada dini hari untuk menyerahkan bantuan bedah Rumah Tidak Layak Huni kepada keluarga Gatot Subagio, Rabu (4/3/2026). Kunjungan berlangsung menjelang sahur.
Mahyeldi menelusuri jalan setapak menuju rumah berdinding triplek lapuk tanpa plafon. Kondisi bangunan minim perabotan. Rumah tersebut dihuni Gatot bersama istri dan lima anak.
Kedatangan gubernur membuat keluarga terkejut. Gatot dan istrinya, Neti Netrawati, baru bangun untuk menyiapkan santap sahur.
“Assalamualaikum, kami datang untuk sahur bersama keluarga Pak Gatot, apakah diizinkan,” sapa Mahyeldi.
Mahyeldi menyatakan rumah tersebut layak menerima bantuan perbaikan. Ia menilai kondisi bangunan membutuhkan penanganan segera.
“Alhamdulillah, hari ini kami bisa bertemu langsung dengan Pak Gatot dan keluarga. Bantuan ini adalah bentuk kepedulian pemerintah untuk membantu biaya bedah rumah bagi masyarakat yang membutuhkan agar rumahnya lebih layak dan nyaman ditempati,” ujar Mahyeldi.
Pemerintah menyalurkan bantuan bedah rumah sebesar Rp25 juta yang bersumber dari Baznas Sumbar. Bank Nagari menyalurkan dana CSR sebesar Rp2,5 juta. Tim juga menyerahkan bantuan sembako serta Al-Qur’an untuk keluarga tersebut.
Mahyeldi berharap bantuan tersebut meringankan beban keluarga Gatot. Ia ingin proses perbaikan rumah berjalan cepat agar hunian lebih aman dan sehat.
Gatot menyampaikan kondisi ekonomi keluarga bergantung pada pekerjaan serabutan. Ia menyebut kebutuhan pendidikan anak sering menjadi tantangan.
Anak sulungnya, Andreanof, membantu keluarga dengan bekerja sebagai sopir truk. Penghasilan tersebut menopang kebutuhan harian keluarga.
“Terima kasih Pak Gubernur, dengan bantuan ini kami bisa memperbaiki rumah kami,” ucap Gatot.
Kunjungan ditutup dengan sahur bersama antara Mahyeldi dan rombongan Tim Safari Ramadan bersama keluarga Gatot. Suasana kebersamaan terasa hangat di bulan Ramadan. (Bdr)







