Kota Padang

Padang Targetkan Jadi Kota Gastronomi Pertama UNESCO di Indonesia

127
×

Padang Targetkan Jadi Kota Gastronomi Pertama UNESCO di Indonesia

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Padang Fadly Amran. Ist

PADANG — Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan komitmen menjadikan Padang sebagai kota pertama di Indonesia yang tergabung dalam UNESCO Creative Cities Network bidang gastronomi.

Komitmen tersebut disampaikan saat menerima laporan unsur ABCGM terkait adendum berita acara Kota Kreatif bidang kuliner di Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Sabtu (31/1/2026).

Pertemuan tersebut membahas tahapan persiapan pengusulan Padang sebagai Kota Kreatif Gastronomi UNESCO. Forum menyepakati tiga tahapan utama berupa penyelesaian adendum Kota Kreatif Kuliner pada 2025, seleksi nasional serta visitasi kementerian pada 2026, serta pengusulan resmi ke UNESCO pada 2027.

Fadly Amran menegaskan pengakuan UNESCO tidak berorientasi pada status semata, melainkan hasil kerja kolaboratif yang memberi dampak langsung bagi masyarakat.

Baca Juga:  Fadly Amran Lepas Pawai Khatam Alquran MDTA Nurul Ihsan

“Pengakuan sebagai Kota Kreatif Gastronomi Dunia harus lahir dari kerja nyata dan kolaborasi kuat. Ini bukan sekadar rekognisi, tetapi upaya membangun ekosistem gastronomi berkelanjutan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tegas Wali Kota Padang Fadly Amran.

Fadly menilai penguatan sejumlah aspek strategis menjadi kunci pemenuhan indikator UNESCO. Fokus diarahkan pada penguatan citra kuliner di ruang publik kota, optimalisasi pusat kuliner, serta penegasan identitas destinasi gastronomi unggulan.

“Keberlanjutan komunitas gastronomi harus terjaga. Keaslian masakan Minangkabau berbasis bahan baku lokal harus dipertahankan. Ekosistem kuliner terintegrasi dari hulu hingga hilir harus dibangun. Pengembangan gastronomi akan terintegrasi dengan revitalisasi kawasan Kota Tua,” jelas Wali Kota Padang Fadly Amran.

Baca Juga:  Mereka Pelaku bukan Objek Pembangunan, Dinsos Padang Berikan Penyuluhan bagi Penyandang Disabilitas

Fadly juga mengapresiasi kontribusi unsur akademisi, pelaku usaha, komunitas, media, serta pemerintah dalam memperkuat ekosistem kota kreatif di Kota Padang.

“Dengan ekosistem kreatif yang telah terbentuk, Padang memiliki peluang besar menjadi Kota Gastronomi pertama di Indonesia yang diakui UNESCO. Keunggulan ini ditopang ekosistem kreatif aktif dan berkelanjutan seperti Padang Creative City Forum dan Komite Ekonomi Kreatif,” pungkas Wali Kota Padang Fadly Amran. (Bdr)