Ekonomi

Semata III, Pasca Lebaran Susi Yanti dan Keluarga Bakal Diami Rumah Layak Huni

624
×

Semata III, Pasca Lebaran Susi Yanti dan Keluarga Bakal Diami Rumah Layak Huni

Sebarkan artikel ini

PADANG —Kebutuhan papan, sandang dan pangan merupakan kebutuhan pokok yang tak terbantahkan. Di mana kebutuhan papan atau rumah, idealnya merupakan yang layak huni.

Mimpi mendapatkan rumah layak huni tersebut bakal menjadi kenyataan, dari seorang ibu rumah tangga (IRT) Susi Yanti (47) warga Jalan Ujung Pandam No. 23 RT 04/RW 02 Kelurahan Olo Kecamatan Padang Barat Kota Padang.

Realisasi bakal berteduh di rumah layak huni itu menyusul kunjungan orang nomor satu di Kota Padang ke kediamammya, Jumat (31/3/2023).

Keluarga Susi Yanti diajak belanja ke Mall untuk kebutuhan Lebaran

Di saat cuaca hangat, keramahannya tetap bersahabat nampak terlihat dari wajah Susi. Akhirnya, rumah sederhana itu segera dibedah Wali Kota Padang Hendri Septa melalui program Semalam di Rumah Dinas Wali Kota (Semata). Keluarga Susi Yanti merupakan penerima manfaat yang kedua Program Semata Jilid III tahun 2023.

Kehadiran Walikota ke rumahnya Susi Yanti segera menjamu tamu di rumahnya. Dalam keramaian warga yang datang, rasa syukur dan bahagia tentu jelas terlihat dari wajahnya.

“Kalau menerima tamu, biasanya di luar rumah. Maaf, bukan tidak sopan, namun begitulah keadaan saya,” ucap Susi Yanti.

Dalam dialog bersama Diskominfo Padang, disampaikannya bahwa rumah itu sudah ditempati sebanyak umurnya bersama kedua anaknya. Bahkan, ia dilahirkan di rumah yang kurang layak huni itu.

“Di rumah ini sebelumnya hanya ada satu kamar. Namun kemudian ruang tamu dialihkan menjadi kamar. Satu kamar saya dengan suami. Satu untuk anak pertama laki-laki,” terang Susi.

Baca Juga:  Didistribusikan Oleh BPBD, Pemprov Sumbar Terima Bantuan Westafel Portabel dari PLN

Peluhnya semakin mengucur. Genteng tanpa plafon mengucapkan salam pertemuan, panasnya cuaca menembus seluruh bagian ruangan.

“Ya begitulah keadaan kami di rumah ini. Kalau panas, ya kepanasan. Kalau dingin, ya kedinginan. Tapi bersyukur, kan harus,” jelas Susi.

Ditapakinya rumah yang tidak cukup luas itu tanpa alas kaki, lantai berbahan semen itu seolah paham dengan hentakan kaki tuannya.

“Anak perempuan saya, kalau tidur di rumah neneknya. Istilahnya menumpang. Di sini tak cukup ruangan untuk tidur oleh kami berempat. Begitulah hidup, bersyukur itu harus, berusaha itu pasti,” ucap Susi. .

Rasa syukur tak bisa dikubur. Mulutnya komat-kamit mengucapkan terima kasih atas bantuan, dengan perhatian yang diberikan kepada keluarganya.

“Sebetulnya saya tidak menyangka rumah saya yang sudah banyak bocor ini akan dibedah. Terima kasih kepada Bapak Wali Kota Padang, usaha saya akhirnya terwujudkan,” tutur Susi. .

Kunjungan tim Semata sudah di rumahnya. Gembiranya sore itu tidak akan menipu. Bantuan sebesar Rp25 juta untuk bedah rumahnya dari Wali Kota Padang Hendri Septa segera terwujud. Terbayang olehnya, setelah lebaran nanti dirinya bersama keluarga tak lagi kepanasan dan sumpek di rumahnya sendiri. “Selamat datang Bapak Wali Kota Padang Hendri Septa bersama rombongan,” sambutnya bersama sang suami, Herman.

Baca Juga:  Perumda AM Kota Padang Benahi Intake Paluki untuk Optimalisasi Distribusi Air

*Dibawa Belanja ke Mall
Di sisi lain, wajah berseri May Zaela Sima (16), mengantarkannya masuk ke salah satu Plaza terbesar di Kota Padang. Dipilihnya beberapa dari beragam baju yang direkomendasikan. “Ya, saya memilih baju dengan setelan lengkap. Insya Allah untuk lebaran nanti,” ucap May Zaela Siman, putri dari Susi Yanti.

Agaknya, bantuan dari Pemko Padang itu sebagai salah satu hadiah untuknya yang akan meninggalkan bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). “Alhamdulillah, hari ini saya senang, bahagia dan gembira,” tambah May.

Kemudian, Zaki (19), menyisiri stand pakaian laki-laki. Dipilihnya baju yang ia suka. Senyumnya menyerupai sabit, penuh akan rasa syukur. “Saya mengucapkan rasa syukur. Tentu dengan bantuan dan berbelanja ini dapat membuat kami sedikit bahagia. Kemudian, doakan saya agar dapat pekerjaan,” ucap Zaki.

Langkah keluarga Herman (50) yang merupakan supir travel Padang-Bukittinggi bagi hasil itu tegap dan bersahabat. Goresan bahagia tampak sembari menggenggam hasil belanja keluar dari Suzuya Plaza Padang.

Iringan mobil rombongan “Semata” berjalan, membawa mereka hingga ke Jalan Jenderal Ahmad Yani. Mobil berhenti, langkahnya menapak, beristirahat dan menjalani hari menginap sehari di Rumah Dinas Wali Kota Padang Hendri Septa. (drd)