SUBANGJAYA – Prestasi luar biasa di level internasional ditorehkan atlet muda Kota Padang, Devino Rafferty Vidia. Pelajar SMA Negeri 10 Padang ini sukses meraih Juara 2 pada ajang bergengsi World Pickleball Championship (WPC) Malaysia Series 2026.
Kejuaraan yang berlangsung di Subang Jaya City, Selangor, Malaysia, pada 27-30 Agustus 2026 itu diikuti puluhan atlet terbaik dari berbagai negara.
Devino tampil mengejutkan sejak babak awal. Dengan gaya bermain agresif namun tetap tenang, siswa SMA 10 Padang tersebut berhasil menyingkirkan sejumlah unggulan hingga melaju mulus ke partai puncak.
Di partai final, Devino ananda dari Bustavidia ini harus berhadapan dengan jagoan tuan rumah, Lye Jun Cheng. Laga berlangsung ketat dan penuh drama. Sempat memberikan perlawanan sengit di awal set pertama dan kedua, Devino akhirnya harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 5-15 dan 10-15.
Meski harus puas sebagai Runner-up, pencapaian Devino mencetak sejarah bagi Pengkot IPF (Indonesia Pickleball Federation) Kota Padang. Ini menjadi medali internasional pertama bagi Pickleball Kota Padang dan menjadi modal berharga jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat yang akan segera digelar.
“Allhamdulillah, ini pengalaman yang sangat berharga. Kalah di final memang menyedihkan, tapi saya bangga bisa membawa nama Pickleball Kota Padang, nama SMA 10 Padang dan nama orang tua saya sampai ke final ini. Terima kasih untuk doa warga Kota Padang, kedepannya setiap kekurangan akan saya perbaiki,” ujar Devino usai pertandingan.
*Ketua IPF Padang Bangga, Sebut Devino Masa Depan Pickleball Sumbar*
Secara terpisah, Ketua IPF Kota Padang, Prof. Ardipal, saat diwawancarai pada Rabu (2/9/2026) mengaku sangat bangga atas pencapaian atlet binaan IPF Kota Padang tersebut.
Menurutnya, hasil di Malaysia adalah bukti bahwa pembinaan atlet muda di Kota Padang sudah berada di jalur yang benar.
“Ini prestasi yang sangat membanggakan. Devino ini masih pelajar SMA 10 Padang, tapi mental bertandingnya sudah kelas dunia. Menjadi Runner-up di World Championship dengan mengalahkan atlet-atlet dari berbagai negara itu bukan hal mudah. Kami di IPF Kota Padang sangat bangga,” ujar Prof. Ardipal.
“Kekalahan 5-15 dan 10-15 di final dari atlet tuan rumah menjadi pelajaran berharga. Kita akan evaluasi. Ini menjadi pemicu semangat bagi atlet IPF lainnya. Devino adalah bukti bahwa anak Padang bisa bersaing di dunia. Kita targetkan dia bisa meraih emas di Porprov XVI nanti,” tambahnya.
Prestasi Devino diharapkan menjadi inspirasi dan motivasi bagi generasi muda di Kota Padang untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. (drd)







