Peristiwa

KKP Salurkan Bantuan Perikanan dan Tebar 101 Ribu Benih Lele untuk Warga Padang Pascabencana

4
×

KKP Salurkan Bantuan Perikanan dan Tebar 101 Ribu Benih Lele untuk Warga Padang Pascabencana

Sebarkan artikel ini
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Padang menyalurkan bantuan sekaligus menebar 101 ribu benih ikan lele kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologis di Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (1/8/2026).

PADANG – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Padang menyalurkan bantuan sekaligus menebar 101 ribu benih ikan lele kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologis di Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (1/8/2026). Bantuan tersebut menjadi bagian dari percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi sektor perikanan pascabencana.

Kegiatan itu dihadiri Direktur Sarana dan Prasarana Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP Enggar Saptopo, Direktur Pengolahan Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Budi Yuwono, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Syefdinon, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang Alfiadi, Kepala BPSPL Padang Rahmat Irfansyah, Kepala PPS Bungus Muhammad Iqbal, serta Lurah Koto Panjang Ikur Koto Doni.

Selain menebar benih ikan, KKP juga menyerahkan bantuan berupa cool box untuk pengolahan dan pemasaran hasil perikanan, pakan ikan, serta alat tangkap berupa jaring bagi nelayan terdampak. Bantuan tersebut diharapkan mampu mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  Baznas Tanah Datar Salurkan Zakat Konsumtif Pada 1.500 Mustahik

Enggar mengatakan pemulihan sektor perikanan budidaya di Kota Padang telah mencapai 100 persen berkat kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kunci percepatan rehabilitasi sektor perikanan pascabencana.

“KKP bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Padang melakukan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologis. Untuk Kota Padang, pemulihan budidaya ikan air darat telah mencapai 100 persen. Kami memberikan intervensi berupa bantuan 101.000 benih ikan, cool box untuk pengolahan dan pemasaran ikan, pakan ikan serta alat tangkap berupa jaring bagi nelayan terdampak,” ujar Enggar.

Ia berharap masyarakat segera kembali menjalankan usaha perikanan. KKP juga menyiapkan penyuluh perikanan untuk mendampingi pembudidaya agar usahanya berkembang kembali.

“Yang terpenting, masyarakat tetap semangat dan segera melanjutkan aktivitas ekonominya. Nantinya, para penyuluh perikanan juga akan mendampingi pembudidaya agar usaha yang dijalankan dapat berkembang kembali,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang Alfiadi mengapresiasi dukungan KKP yang terus mengalir sejak masa tanggap darurat hingga tahap rehabilitasi. Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya berupa sarana produksi, tetapi juga peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendampingan.

Baca Juga:  Trafo Listrik Terbakar, Suplai Air PDAM Padang Terganggu

“Sejak masa tanggap darurat bencana, KKP telah menyalurkan berbagai bantuan stimulus kepada masyarakat. Untuk Kota Padang, pemulihan lahan sektor perikanan telah dilakukan pada area seluas 7.930 meter persegi. Bantuan yang diberikan secara bertahap hingga saat ini tentu memberikan semangat besar bagi masyarakat untuk kembali bangkit,” katanya.

Alfiadi menambahkan KKP juga menugaskan tenaga pendamping selama satu bulan untuk membantu percepatan pemulihan sekaligus mendukung pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Padang Sarai.

“Perhatian dari Kementerian ini menjadi anugerah besar bagi Kota Padang. Sektor perikanan merupakan salah satu sektor andalan yang menopang perekonomian masyarakat, terutama di kawasan pesisir dan daerah aliran sungai. Dukungan yang diberikan pemerintah pusat, provinsi, dan kota secara bersama-sama diharapkan mampu membangkitkan kembali semangat masyarakat untuk beraktivitas dan meningkatkan kesejahteraan,” tutupnya. (Bdr)