Peristiwa

Abu dan Bau Cat yang Menyengat Romi Perabot Dikeluhkan Warga

3
×

Abu dan Bau Cat yang Menyengat Romi Perabot Dikeluhkan Warga

Sebarkan artikel ini

PADANG – Masyarakat Simpang Bawah Asam Sungai Sapih Kecamatan Kuranji Kota Padang keluhkan dampak lingkungan usaha Romi Perabot beberapa waktu belakangan ini. Sebab, warga yang terdiri dari tetangga di sekitar lingkungan usaha perabot ini mengeluhkan abu yang beterbangan.

Selain itu warga juga mengeluhkan bau cat menyengat, sehingga merusak selera makan warga saat makan. Untuk itu diharapkan pemilik usaha perabot tersebut mendengarkan aspirasi masyarakat agar abu dan bau cat tidak mengganggu kenyamanan lingkungan warga.

Idealnya, kedai ini bisa saja dijadikan sebagai lokasi pajangan, perabot atau kunsen yang telah jadi. Sementara, lokasi tempat mengecat atau mengatam yang menimbulkan abu dan bau cat, bisa dikerjakan di gudang atau di lokasi lain. “Sehingga, abu dan bau cat yang menyengat tidak memgganggu kenyamanan masyarakat di lingkungan usaha,” ucap Ayum.

Baca Juga:  Pemko Bukittinggi Gelar Ngarai Sianok Festival 2025

Dikatakan, warga lingkungan bukan antipati atau ingin melarang yang bersangkutan untuk berusaha, namun bagaimana warga nyaman yang berusaha aman. Seperti kata bijak Rangminang ” elok dek awak katuju dek uramg” atau raso dibawo naik, pareso dibawo turun.

Usaha Romi Prabot di Simpang Bawah Asam Sungai Sapih Kuranji ini telah beraktivitas lebih kurang 15 tahun lalu. Sedangkan, produk yang dihasilkan terdiri dari perabot rumah tangga dan ,konsen dan daun pintu dan daun pintu jendela. Sedangkan, jam kerja mereka dari pagi sekitar pukul 08.00 WIB hingga malam pukul 22.00 WIB.

Ketika dikonfirmasi kepada Owner Usaha Romi Perabot Buyung mengaku, ia telah berusaha sejak 15 tahun yang lalu di Simpang Bawah Asam tak keluhan dari masyarakat terutama tetangga. “Jika ada aspirasi atau keluhan dari masyarakat, pasti disampaikan Ketua RT, RW maupun ketua pemuda kepada saya,” ujar Buyung, yang mengaku kakak Romi Owner Usaha Perabot.

Baca Juga:  Bulan Puasa 32 Pejabat Pemprov Sumbar Dilantik, Arry Yuswandi Tekankan Integritas dan Kinerja

Dikatakan, jika ada keluhan akibat dampak lingkungan usaha perabot ini, mungkinan sejak 15 tahun disampaikan perangkat perpanjangan pemerintah di bawah seperti ketua RT dan RW serta ketua pemuda. Buktinya, sampai sekarang tak ada laporan dari mereka (RT, RW dan Pemuda). “Kalau tak percaya silahkan melakukan survei ke lapangan,” tantang Buyuang. (drd)