PESISIR SELATAN — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan meresmikan 20 unit hunian sementara di Taratak Baru, Nagari Puluik Puluik, Kecamatan IV Jurai Bayang Utara, serta menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) Tahap II secara simbolis, Jumat (21/2/2026).
Peresmian tersebut dihadiri Bupati Pesisir Selatan, Wakil Bupati, serta perwakilan Bank Rakyat Indonesia sebagai bank penyalur bantuan.
Pimpinan Cabang Bank Rakyat Indonesia Helmi Shauman menyampaikan komitmen mendukung kelancaran penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.
Ia menegaskan BRI memastikan proses penyaluran DTH berjalan tepat sasaran, transparan, serta sesuai ketentuan berlaku.
Sebanyak 20 unit huntara telah rampung dibangun di Taratak Baru. Huntara tersebut diperuntukkan bagi warga terdampak yang membutuhkan tempat tinggal sementara sambil menunggu pembangunan rumah tetap.
Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mempercepat pembangunan huntara, termasuk dukungan BRI sebagai mitra penyalur bantuan.
“Alhamdulillah, hari ini kita meresmikan 20 unit huntara yang telah selesai dibangun. Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan masyarakat terdampak mendapatkan tempat tinggal yang layak sementara waktu,” ujarnya.
Katanya, pemerintah daerah mencatat masih terdapat 38 kepala keluarga yang telah disetujui sebagai penerima manfaat tahap berikutnya.
Pembangunan unit tambahan serta penyaluran bantuan lanjutan akan segera dilaksanakan sesuai tahapan yang telah ditetapkan.
Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim menegaskan pemerintah daerah akan terus mengawal proses pembangunan hingga seluruh penerima manfaat memperoleh haknya.
Ia mengimbau masyarakat tetap bersabar serta mendukung proses pembangunan yang sedang berjalan.
Peresmian ditandai pengguntingan pita serta penyerahan DTH Tahap II secara simbolis kepada perwakilan penerima manfaat. Kegiatan tersebut disaksikan unsur pemerintah daerah, perangkat nagari, serta masyarakat setempat dalam suasana khidmat penuh harapan menuju pemulihan dan kesejahteraan Taratak Baru. (Bdr)







