Sumatera Barat

Tol Sicincin–Bukittinggi Ditargetkan Beroperasi 2031, Kementerian PU Buka Peluang Percepatan

37
×

Tol Sicincin–Bukittinggi Ditargetkan Beroperasi 2031, Kementerian PU Buka Peluang Percepatan

Sebarkan artikel ini
Tol Sicincin–Bukittinggi ditargetkan beroperasi 2031 dengan peluang percepatan didukung Pemprov Sumbar.

JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum menargetkan Jalan Tol Padang–Pekanbaru Seksi Sicincin/Kayu Tanam–Bukittinggi tuntas dan beroperasi pada 2031. Target tersebut tercapai apabila seluruh tahapan perencanaan serta pembangunan berjalan sesuai jadwal.

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum Rachman Arief Dienaputra menyampaikan target tersebut dalam rapat lanjutan percepatan pembangunan jalan tol yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan terkait di Kementerian Pekerjaan Umum, Rabu (3/2/2026).

“Pengoperasian ruas ini dimungkinkan pada 2031. Namun terdapat peluang percepatan menjadi 2029 sepanjang dukungan teknis, pendanaan, dan koordinasi lintas sektor berjalan optimal sejak tahap awal,” tegas Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum Rachman Arief Dienaputra.

Rapat tersebut juga mengungkap kebutuhan investasi pembangunan Jalan Tol Sicincin/Kayu Tanam–Bukittinggi mencapai Rp25,23 triliun. Pembangunan ruas tol dilaksanakan PT Hutama Karya melalui skema penugasan.

Baca Juga:  HKSN Sumbar 2024, Aktualisasi Kesetiakawanan Dapat Mengatasi Berbagai Masalah Sosial

Pembahasan rapat mencakup tahapan teknis yang telah berjalan serta rencana lanjutan. Tahapan tersebut meliputi survei topografi, survei geoteknik, serta penyusunan rekomendasi teknis sebagai bagian dari proses perencanaan.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyatakan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terhadap percepatan pembangunan Jalan Tol Sicincin–Bukittinggi sebagai proyek strategis nasional yang dibutuhkan daerah.

Mahyeldi menilai keberadaan jalan tol menjadi solusi jangka panjang peningkatan konektivitas antarwilayah. Infrastruktur tersebut juga mengurangi risiko gangguan lalu lintas pada jalur nasional Padang–Bukittinggi yang rawan banjir serta longsor.

“Kami menyambut baik target dan komitmen pemerintah pusat dalam pembangunan Jalan Tol Sicincin–Bukittinggi. Infrastruktur ini penting untuk memperkuat konektivitas, memperlancar mobilitas orang dan barang, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat,” ujar Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah.

Baca Juga:  HUT Polhut ke-59, Gubernur Sumbar Tegaskan Sinergi Jaga Hutan

Mahyeldi menegaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat siap mendukung seluruh tahapan pembangunan sesuai kewenangan daerah. Dukungan tersebut mencakup koordinasi lintas sektor serta fasilitasi proses yang dibutuhkan.

“InsyaAllah, kami siap mendukung sesuai kewenangan yang dimiliki daerah,” tegas Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah.

Rapat lanjutan ini memperkuat sinergi pemerintah pusat serta daerah guna memastikan pembangunan infrastruktur strategis berjalan terukur, terkoordinasi, serta berkelanjutan. Mahyeldi menyebut rapat lanjutan masih akan digelar sehingga ruang penyesuaian kebijakan tetap terbuka.

Rapat turut dihadiri Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, jajaran Kementerian Kehutanan, Direktur Utama Hutama Karya, serta Ketua Masyarakat Terowongan dan Konstruksi Bawah Tanah Indonesia. (Bdr)