PADANG — Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Pascabencana Hidrometeorologi di Sumatera Barat yang digelar di Auditorium Gubernur Sumatera Barat, Jumat malam (30/1/2026).
Rapat koordinasi tersebut dihadiri Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, balai teknis Kementerian Pekerjaan Umum, BUMN Karya penerima penugasan, serta bupati dan wali kota se-Sumatera Barat.
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menegaskan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum menyiapkan program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera Barat dengan alokasi anggaran Rp18,9 triliun.
“Kami mengapresiasi Gubernur, bupati, wali kota, serta seluruh jajaran yang bergerak cepat menghadapi bencana. Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Barat menjadi yang pertama diselesaikan dibanding provinsi lain,” ujar Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade.
Andre menyampaikan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi telah diajukan ke Bappenas dan saat ini memasuki proses di Kementerian Keuangan. Andre meminta pemerintah daerah menyiapkan perencanaan teknis agar pelaksanaan dapat berjalan cepat, efektif, serta tepat sasaran.
“Kami tidak ingin anggaran tersedia tetapi pekerjaan belum siap. Ini komitmen Presiden Prabowo untuk membangun kembali Sumatera Barat dengan kondisi lebih baik dari sebelumnya. Kami meminta seluruh kepala daerah bergerak cepat,” tegas Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyampaikan pemerintah pusat telah mengembalikan Dana Transfer ke Daerah kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Dana tersebut diarahkan untuk pemulihan infrastruktur seperti jalan dan jembatan yang rusak akibat bencana.
Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dalam percepatan penanganan bencana di Sumatera Barat. Fadly berharap usulan daerah yang belum tercantum dalam dokumen R3P dapat segera ditindaklanjuti.
“Kami di Kota Padang siap berkolaborasi serta menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat dan provinsi. Penanganan bencana harus terpadu agar pemulihan masyarakat dan pembangunan infrastruktur berjalan cepat, efektif, dan berkelanjutan,” ujar Wali Kota Padang Fadly Amran. (Bdr)







