Ekonomi

Perbaikan Intake Palukahan, Perumda AM Padang Peroleh Bantuan 260 Batang Pipa dari Pusat

107
×

Perbaikan Intake Palukahan, Perumda AM Padang Peroleh Bantuan 260 Batang Pipa dari Pusat

Sebarkan artikel ini
Dirut Perumda AM Kota Padang Hendra Pebrizal bersama Anggota DPR RI Zigo Rolanda meninjau kondisi intake Perumda AM Padang di Palukahan Koto Tangah,Ist

PADANG – Pemulihan intake Palukahan Koto Tangah Kota Padang dimulai setelah Perumda AM Kota Padang menerima bantuan 260 pipa berdiameter 400 milimeter dari pemerintah pusat. Bantuan tersebut memperkuat upaya perbaikan jaringan air baku yang sebelumnya rusak total akibat banjir.

Diperkirakan untuk pemulihan semua intake dan IPA Perumda AM Kota Padang membutuhkan sekitar Rp50 miliar. Saat ini Perumda sudah menyediakan anggaran Rp13,5 miliar. Sisanya membutuhkan dukungan dari pemerintah pusat.

Dirut Perumda AM Kota Padang Hendra Pebrizal menyampaikan apresiasi atas dukungan pusat terhadap percepatan pemulihan layanan air bersih di wilayah layanan Utara.

“Sekarang pipa dalam perjalanan dari Bekasi ke Kota Padang, ini bantuan Kementrian PU. Kita berterimakasih atas bantuan yang diberikan pemerintah pusat untuk pemulihan air bersih di wilayah layanan Utara kita,” kata Hendra Pebrizal, (Jumat (5/12) di Padang.

Baca Juga:  Wamenaker dan Wagub Sumbar Temui Buruh PT Bumi Sarimas di Padang Pariaman

Hendra Pebrizal menjelaskan intake Palukahan berkapasitas 300 liter per detik hilang dihantam banjir beserta pintu airnya. Pipa transmisi 400 milimeter pada dua jalur sepanjang total 1.560 meter juga tersapu arus. Ia menilai kondisi ini memerlukan intervensi cepat agar suplai air ke pelanggan dapat pulih.

Ia menambahkan intake kecil di wilayah Taban sudah kembali beroperasi. Satu intake berkapasitas 80 liter per detik berfungsi secara darurat untuk memastikan aliran air tetap tersedia bagi pelanggan terdampak. Perumda AM mengutamakan aliran air ke pelanggan sambil menunggu pemulihan penuh.

Dukungan lain datang dari Balai Wilayah Sungai Sumatera V yang mengirim alat berat seperti excavator. Alat itu digunakan untuk membuka akses ke intake yang tertimbun material pascabanjir. Hendra menyebut bantuan tersebut mempercepat proses pembersihan dan perbaikan.

Baca Juga:  Mengejutkan, Kemiskinan Pessel Rangking II di Sumbar 

Ia menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang membantu percepatan pemulihan layanan. Perumda AM menilai sinergi lintas lembaga sangat penting dalam menangani dampak kerusakan infrastruktur air akibat bencana.

Hendra Pebrizal juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Padang dan pihak lain yang membantu pemulihan, termasuk Zigo Rolanda, Kepala BWSS V Sumatera Naryo Widodo, serta Kepala BPBPK Maria Doeni Isa. Ia menilai dukungan tersebut menjadi dorongan besar bagi tim di lapangan.

Menurutnya, semua bantuan yang diberikan menjadi penguat bagi Perumda AM dalam mempercepat pemulihan layanan air bersih. Ia berharap kerja sama ini terus berjalan hingga seluruh jaringan kembali normal.

“Terimakasih juga pada Pemko Padang yang sudah mensuport kami, sehingga kami bisa bekerja maksimal untuk pemulihan,” kata Hendra Pebrizal.(Bdr)