Ekonomi

Perumda AM Padang Butuh 2 Bulan Pulihkan Intake dan IPA Palukahan

211
×

Perumda AM Padang Butuh 2 Bulan Pulihkan Intake dan IPA Palukahan

Sebarkan artikel ini
Dirut Perumda AM Kota Padang Hendra Pebrizal bersama Anggota DPR RI Zigo Rolanda meninjau kondisi intake Perumda AM Padang di Palukahan Koto Tangah,Ist

PADANG – Perumda AM Kota Padang membutuhkan waktu sekitar dua bulan untuk memfungsikan kembali Intake dan IPA Palukahan. Kerusakan pada dua fasilitas itu masuk kategori parah dan membutuhkan pemulihan menyeluruh.

Hendra Pebrizal menyatakan pihaknya menunggu kedatangan 260 batang pipa bantuan pemerintah pusat yang dikirim melalui jalur darat dari Bekasi. Ia menyebut pipa itu diperkirakan tiba dalam satu minggu.

“Kita masih menunggu pipa bantuan dari pemerintah pusat sebanyak 260 batang. Paling cepat satu minggu lagi sampai karena jalur darat dari Bekasi, Jawa Barat,” ucapnya di Padang, Jumat (5/12).

Ia menegaskan 260 batang pipa sudah dikirim dan Perumda AM menyiapkan dua unit ekskavator untuk penanganan darurat di intake Palukahan. Ia menilai langkah itu penting untuk mempercepat langkah awal pemulihan.

Baca Juga:  Perumda AM Ingatkan Pelanggan, Waspada! Pencurian Meteran Air

Dikatakannya, sekarang intake Guo dan Sarik sudah beroperasi dengan kapasitas 100 liter per detik. Ia menilai kapasitas itu masih jauh dari kebutuhan.

“Dari sekian banyak yang sudah didaruratkan, untuk daerah layanan Basko dan Muara memang sebagian belum dapat. Karena saat ini produksi baru 300 liter per detik,” ungkapnya.

Wilayah Utara sudah menerapkan sistem penggiliran. Ia menyatakan penggiliran dilakukan pada sekitar wilayah Basarnas dan Lubuk Buaya untuk pemerataan layanan air bersih.

Khusus masyarakat yang tidak mendapat giliran akan mendapat suplai melalui tedmond di lokasi pengungsian. Ia menambahkan Perumda AM mengoperasikan 15 mobil tangki setiap hari.

“Air mobil tanki itu gratis, tidak ada pungutan biaya satu rupiah pun. Kalau ada yang memungut tolong dilaporkan, karena itu gratis,” tegasnya.

Baca Juga:  Hasil Kerja Keras, Gubernur Mahyeldi Berhasil Entaskan Nagari/Desa Sangat Tertinggal

Untuk pemulihan seluruh pekerjaan berlangsung siang dan malam untuk mempercepat pemulihan. Ia meminta masyarakat bersabar karena jumlah mobil tangki terbatas dan antrean permintaan cukup banyak.

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu, mulai dari Balai Wilayah Sungai hingga Pemko Padang. Ia menilai dukungan itu sangat penting untuk menjaga layanan air bersih tetap berjalan. Ia memastikan Perumda AM terus mengupayakan penyediaan air bersih secara maksimal untuk seluruh pelanggan.(Bdr)