PADANG – Distribusi air bersih di Kota Padang mulai pulih setelah sempat lumpuh total akibat banjir besar yang melanda kota dalam beberapa hari terakhir. Perumda Air Minum Kota Padang memastikan enam SPAM kembali beroperasi sejak Minggu (30/11/2025).
Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, menyebut tim teknis bekerja tanpa henti untuk memulihkan sistem yang terdampak bencana. Menurutnya, kerusakan terjadi pada intake, pipa transmisi, hingga pompa yang terendam banjir.
“Bencana banjir dan longsor mengganggu pelayanan akibat intake tertimbun sedimen, pipa hanyut, pompa terendam, serta kekeruhan air baku yang meningkat. Tim kami bekerja siang malam dan alhamdulillah pelayanan mulai normal,” kata Hendra Pebrizal pada Minggu (30/11/2025).
Ia menyebut enam SPAM yang kembali beroperasi yakni SPAM Gunungpangilun, SPAM Paraku, SPAM Latung, IPA Gambir, IPA Bungus, dan IPA Jagad.
SPAM Paraku berkapasitas 200 liter per detik bersama IPA Sikayan mulai mengalir ke Arai Pinang, Parak Laweh, Mata Air, Cendana Mata Air, Jondul, Sebagian Padang, Aur Duri, Sutomo Marapalam, Simpang Haru, Parak Gadang, Pasar Borong, Pasar Batipuh, Muaro Padang, sebagian Pondok, sebagian Sawahan, Andalas, Azizi dan Polamas.
SPAM Latung berkapasitas 130 liter per detik mengalir ke DPR Dadok, Maransi Raya, Bypass Air Pacah, sebagian Sungai Lareh, serta sebagian Gunung Sariak.
SPAM Gunungpangilun kembali mengaliri Gajah Mada, Gunung Pangilun, Lapai, sebagian Jati, Belanti Timur, sebagian Sawahan, Mangunsarkoro, Ujung Gurun, sebagian Padang Pasir, serta Parak Gadang.
IPA Gambir mengaliri Komplek Pegambiran, Emilindo, Megah Land, dan Ampalu.
IPA Bungus kembali melayani wilayah Kecamatan Teluk Kabung Bungus.
IPA Jagad mengalirkan air ke Koto Luar, Sungai Balang, Palimo, Koto Tuo, dan Koto Panjang.
Di sisi lain, sejumlah SPAM yang masih terdampak terus dalam tahap perbaikan, termasuk pembersihan sedimen, perbaikan pipa putus, normalisasi pompa, dan pemulihan kualitas air baku.
“Perumda Air Minum Kota Padang bersama Pemerintah Kota Padang terus melakukan pemulihan bertahap untuk mempercepat layanan air bersih. Kami berterima kasih atas kesabaran warga selama masa pemulihan,” ujar Hendra Pebrizal.
Ia menambahkan, IPA Guo Kuranji berkapasitas 80 liter per detik masih dalam tahap pemulihan akibat pipa patah dan hanyut.
“Ada pipa yang putus dan hilang dihanyutkan banjir. Pipa akan dipasang kembali agar penyaluran air bersih segera normal,” kata Hendra Pebrizal.
Ia juga meninjau pembersihan titik longsor yang menutup akses menuju Intake Palukahan sepanjang 200 meter.
“Mohon doanya supaya cepat selesai dan pelayanan kembali normal,” tutup Hendra Pebrizal. (Bdr)







