Sumatera Barat

Gubernur Sumbar Ajak Perantau Sukseskan Konferensi Wakaf Internasional 2025

269
×

Gubernur Sumbar Ajak Perantau Sukseskan Konferensi Wakaf Internasional 2025

Sebarkan artikel ini
Gubernur Mahyeldi bertemu dengan CEO dan Founder PT Paragon Technology and Innovation (Wardah Cosmetics) Nurhayati Subakat di Jakarta, Selasa (26/8/2025).Ist

JAKARTA – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengajak seluruh perantau Minangkabau mendukung penyelenggaraan Konferensi Wakaf Internasional di Sumbar pada November mendatang.

Ajakan itu ia sampaikan setelah bertemu dengan CEO dan Founder PT Paragon Technology and Innovation (Wardah Cosmetics) Nurhayati Subakat di Jakarta, Selasa (26/8/2025).

Mahyeldi menilai konferensi ini menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan dan memperkuat jejaring kerja sama pengelolaan wakaf dari daerah, nasional hingga internasional. Ia menyebut keterlibatan banyak pihak termasuk tokoh perantau sangat penting untuk kesuksesan acara.

“Kegiatan ini bukan hanya agenda pemerintah, tetapi juga amanah besar untuk kemaslahatan umat. Karena itu, kita perlu sinergikan seluruh kekuatan mulai dari ranah hingga rantau agar konferensi ini berjalan sukses dan memberi manfaat yang luas,” ujar Mahyeldi.

Baca Juga:  Pemprov Sumbar Raih Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2024

Ia menyampaikan undangan khusus kepada Nurhayati Subakat karena melihat komitmennya dalam pengembangan wakaf produktif di Indonesia. Menurutnya, sosok pengusaha asal Sumbar itu menjadi teladan bagi generasi muda dalam memanfaatkan harta untuk keberkahan masyarakat.

“Beliau adalah perantau sukses yang senantiasa berkontribusi untuk kampung halaman. Kehadiran dan dukungan Ibu Nurhayati tentu sangat berarti bagi Sumbar, khususnya dalam membangun ekosistem wakaf yang kuat,” ungkap Mahyeldi.

Mahyeldi menambahkan, pihaknya juga akan mengundang tokoh perantau Minang lainnya. Ia berharap konferensi menjadi wadah lahirnya ide baru dalam pengembangan wakaf sebagai pilar ekonomi umat.

“Insya Allah dengan doa dan dukungan banyak pihak, Sumbar bisa menjadi daerah percontohan dalam pengelolaan wakaf yang produktif dan profesional,” tutur Mahyeldi.

Baca Juga:  Ditemui Kajati Sumbar,Gubernur Mahyeldi Mengaku Siap Dukung Penegakan Hukum

Ia menyebut undangan yang disampaikan mendapat sambutan positif dari Nurhayati Subakat.

“Alhamdulillah, beliau menyatakan kesiapannya untuk hadir dan mendukung penyelenggaraan konferensi nanti. Ini tentu kabar baik bagi kita semua,” ujar Mahyeldi.

Konferensi Wakaf Internasional di Sumbar akan mempertemukan akademisi, praktisi, lembaga keuangan syariah dari berbagai negara hingga tokoh masyarakat.

Melalui kegiatan ini diharapkan muncul terobosan baru dalam pengelolaan wakaf sebagai instrumen pembangunan sosial dan ekonomi di Indonesia. (Bdr)