Pendidikan

Diksistar MAN 1 Padang Ditutup, Wujudkan Generasi Mutiara di Masa Depan

361
×

Diksistar MAN 1 Padang Ditutup, Wujudkan Generasi Mutiara di Masa Depan

Sebarkan artikel ini
filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (0.43078628, 0.43078628); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (16, -1); aec_lux: 0.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

PADANG — Pendidikan Siswa Taruna (Diksistar) siswa Taruna Angkatan II tahun pelajaran 2025/2026 MAN 1 Padang resmi ditutup, Minggu (27/7) di Outbound Camp Sungrilla, Sungai Lareh, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Kelas Taruna ini selain mewujudkan sekolah bermutu dan mendunia, sekaligus mencetak generasi muda yang berkarakter dan berakhlakulkarimah.

Foto bersama saat penutupan Diksistar MAN 1 Padang
Foto bersama usai penutupan Diksistar MAN 1 Padang di Srngrila Sungai Lareh 

Kegiatan penutupan berlangsung khidmat dan diwarnai rasa haru. Diksar tahun ini diikuti sebanyak 126 peserta, terdiri dari 69 siswa baru kelas X dan selebihnya siswa kelas XI yang menjalani Diksar lanjutan.

Namun, tiga siswa dinyatakan tidak lulus dan diwajibkan mengulang pada Diksar tahun berikutnya, atau diberi pilihan untuk bergabung ke kelas reguler.

Upacara penutupan ditandai dengan pembacaan laporan kegiatan dan demonstrasi baris-berbaris, serta yel-yel yang mendapat applaus dari orangtua siswa dan tamu undangan yang hadir.

Kepala MAN 1Padang, Afrizal SAg , mengapresiasi kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan Diksar dengan semangat dan kedisiplinan yang tinggi.

“Mereka akan menjadi mutiara ke depan, mereka bakal bertaburan di dunia internasional kelak. Bisa jadi mereka bakal melanjutkan pendidikan ke luar negerii dengan mendapatkan beasiswa,”ujar Abah panggilan akrab Afrizal.

Baca Juga:  Syamsul Bahri Terpilih jadi Kepala TPQ dan MDTA Masjid Mukhlisin Dadok Tunggul Hitam

Katanya, dalam pelatihan ini kecerdasan mereka bisa disaksikan dengan mata sendiri, hanya dalam tempo dua hari bisa menelan pelatihan yang diberikan pelatih kepada mereka.

Ia juga memberikan motivasi khusus kepada siswa yang belum lulus agar tetap semangat dan tidak berkecil hati.

“Diksar ini bukan semata-mata pelatihan fisik. Ini adalah pembentukan mental, karakter, dan kesiapan menghadapi tantangan ke depan. Yang tidak lulus hari ini bukan berarti gagal selamanya. Masih ada kesempatan untuk memperbaiki diri,” kata Afrizal.

Selama empat hari pelatihan, para siswa dibina oleh enam personel TNI AD dari Kodim 0312/Padang. Mereka memberikan materi baris-berbaris, ketahanan fisik, kedisiplinan, kerja sama tim, serta simulasi lapangan yang membentuk daya juang dan kemandirian.

Secara mental, siswa juga dibekali dengan materi kepemimpinan, karakter, wawasan kebangsaan, dan moderasi beragama. Kegiatan ini dirancang menjadi fondasi awal pembinaan siswa dalam Program Kelas Taruna.

Afrizal menjelaskan bahwa Kelas Taruna merupakan program unggulan MAN 1 Padang sejak tahun ajaran 2024/2025, yang terbagi dalam dua jalur: Taruna British dan Taruna Arabian.

Jalur British diarahkan untuk siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi umum di dalam dan luar negeri, dengan target penggunaan bahasa Inggris dalam aktivitas harian mencapai 100 persen sejak semester III.

Baca Juga:  Siswa MTsN 1 Padang Ukir Prestasi, Lagi Athafariq Agani Juara 1 Lomba Solo Song

Sementara jalur Arabian difokuskan untuk penguatan tahfiz dan bahasa Arab sebagai bekal melanjutkan studi ke perguruan tinggi Islam, khususnya di Timur Tengah.

Proses seleksi masuk Kelas Taruna mencakup tes matematika, kemampuan bahasa (Inggris atau Arab sesuai jalur), serta kemampuan IT. Seleksi dilakukan secara digital melalui labor CBT, aplikasi Android, atau laptop pribadi siswa.

Program ini menerapkan Kurikulum Merdeka dengan tiga penjurusan pilihan, yaitu Sains, Robotik & IT, serta Riset.

Selain pembelajaran akademik, siswa juga dibina secara karakter dan disiplin oleh pelatih profesional dan tenaga pendidik madrasah.

“Diksar ini adalah awal dari proses panjang menuju pembentukan generasi unggul. Kami ingin lulusan MAN 1 Padang tidak hanya cerdas, tapi juga berkarakter dan siap menghadapi dunia global,” tegas Afrizal.

Dengan penutupan kegiatan ini, MAN 1 Padang menegaskan komitmennya sebagai madrasah unggulan dalam mencetak generasi berakhlak, berdaya saing tinggi, dan mendunia. (drd)