Peristiwa

PSU DPD-RI di Solok Selatan, KPU Maksimalkan Sosialisasi Agar Partisipasi Pemilih Tidak Turun

58
×

PSU DPD-RI di Solok Selatan, KPU Maksimalkan Sosialisasi Agar Partisipasi Pemilih Tidak Turun

Sebarkan artikel ini

SOLOK SELATAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Solok Selatan maksimalkan Sosialisasi hingga pelaksanaan pemilihan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada 13 Juli nanti, pasca putusan Mahkamah Konstitusi.

“Kami akan melakukan sosialisasi dengan maksimal, hingga pelaksanaan PSU dilaksanakan. Tentunya upaya itu berupa sosialisasi langsung dari penyelenggara, melalui media sosial, media massa, dan melalui mesjid,” ujar Ketua KPU Solok Selatan, Ade Kurnia Zeli saat Rapat koordinasi dan sosialisasi pelaksanaan pemilihan suara ulang (PSU) pemilihan umum anggota Dewan Perwakilan Daerah pasca putusan mahkamah konstitusi pada Pemilu tahun 2024, di Ball Room Hotel Pesona Alam Sangir, Kamis (27/06/2024).

Kegiatan sosialisasi itu dihadiri oleh Bupati, Kapolres, Pabung Kodim 0309/Solok, Bawaslu, stakeholder terkait seperti OPD, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Nagari, Partai politik, TNI-Polri dan unsur awak media di Solsel.

BACA JUGA  Ketua TP PKK Bukittinggi Fiona Agita Erman Safar Resmikan Posyandu Remaja TAGEH Milik Kelurahan Birugo

Ketua KPU Solsel mengatakan, ini merupakan sejarah di Indonesia, adanya PSU se Provinsi Sumatera Barat untuk pemilihan DPD pasca putusan Mahkamah Konstitusi. Kami berharap adanya dukungan dari semua pihak, agar pelaksanaan PSU ini tingkat partisipasi pemilih tidak turun dari pelaksanaan pemilih Februari kemaren.

“Kami telah instruksikan kepada para penyelenggara kami mulai dari tingkat KPU Kabupaten, PPK, PPS dan KPPS, agar melakukan sosialisasi secara maksimal, sebelum hari pelaksanaan,” katanya.

Dia menyebutkan, untuk sosialisasi ini, kami juga akan memberikan himbauan melalui mesjid, dan berbagai lokasi yang memiliki masyarakat banyak.

“Tidak ada mesjid yang terlewat untuk melakukan sosialisasi ini, setidaknya ada 3 kali shalat Jumat lagi untuk kita sosialisasikan,” sebutnya.

BACA JUGA  Pasien Positif Covid-19 Padangpanjang Bertambah 9 Kasus 

Dijelaskan, untuk pelaksanaan PSU ini, ada 599 TPS di Solok Selatan, kami berharap tingkat partisipasi pada saat PSU ini tidak turun.

“Semoga dengan segala upaya sosialisasi yang kita berikan mampu membuat tingkat partisipasi pemilih tidak menurun,” katanya.

Sementara itu, Bupati Solok Selatan diwakili Asisten I Efi Yandri, menyebutkan, ini merupakan PSU yang pertama dengan wilayah Provinsi. Diharapkan ini menjadi perhatian, karena pelaksanaan PSU terjadi karena ada aturan yang dilanggar.

Comment