Umum

Pendidikan Karakter Bangsa,  Wagub Lemhannas RI Letjen Eko Margiono Idealnya Dimulai Sejak Usia Dini

150
×

Pendidikan Karakter Bangsa,  Wagub Lemhannas RI Letjen Eko Margiono Idealnya Dimulai Sejak Usia Dini

Sebarkan artikel ini

JAKARTA –Penerapan pendidikan karakter anak bangsa di Indonesia, seharusnya dimulai sejak usia dini. Hal ini dimaksudkan agar anak-anak memiliki kepribadian yang berbasis budaya keIndonesiaan.

“Berjiwa Indonesia, tetapi berfikir dunia (global)”, ujar Wakil Gubernur Lemhanas RI, Letjen TNI Eko Margiono, saat menerima audiensi Ketua DPD IKAL (Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas RI) Provinsi Sumatera Barat, Prof. Dr. Ir. Nasfryzal Carlo, MSc, di Jakarta, Rabu (8/5/2024).

Menurut Jenderal bintang tiga itu, pendidikan karakter anak tidak bisa diabaikan. Justru saat ini pendidikan karakter itu menjadi penting, lebih penting dari pelajaran matematika. Karena menyangkut dengan kepribadian anak.

Seiring dengan pendidikan karakter anak harus diberi pendidikan wawasan kebangsaan, wawasan nusantara dan harus diajarkan berpenghidupan yang Pancasila.

BACA JUGA  Pengerjaan Rampung, Proyek Drainase Primer Diserahterimakan ke Pemko

Anak tidak bisa dibiarkan tumbuh kembang sendiri. Pendidikan itu harus sudah dimulai begitu anak masih dalam kandungan.

Melihat pola kehidupan anak generasi Z saat ini, ada yang memprihatinkan. Anak sekarang terkesan cuek, tidak banyak yang memiliki pemahaman kebangsaan, kurang memahami sejarah bangsa dan tidak banyak yang memahami filosofi hidup berpancasila.

Untuk itulah Letjen TNI Eko Margiono mengharapkan agar alumni Lemhanas mengambil peran agar ikut mensosialisasikan nilai nilai yang terkandung dalam 4 Kosensus Dasar yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Alumni Lemhanas PPSA-21 Tahun 2017 itu berpendapat bahwa kurikulum Sekolah Dasar, SMP, SLTA dan Perguruan Tinggi harus kembali diisi dengan pelajaran yang berkaitan dengan wawasan kebangsaan, ketahanan Nasional dan bela negara serta sejarah bangsa.

BACA JUGA  Danlantamal II Padang Pimpin RAPJ Kopal Lantamal 

Jika hal ini terus diabaikan, suatu saat generasi anak bangsa kedepan akan lupa bahwa mereka itu tinggal Indonesia dan lupa sebagai warga negara RI.

Kunjungan Ketua IKAL Sumbar Prof. Dr. Ir. Nasfryzal Carlo. MSc itu berkaitan dengan akan diselenggarakannya Seminar Kebangsaan dan Musda I IKAL Sumbar yg akan digelar tanggal 19 Juni mendatang.

Comment