Peristiwa

Ada Akun Facebook Gubernur Mahyeldi Palsu, Minta-minta Bantuan Mushalla

98
×

Ada Akun Facebook Gubernur Mahyeldi Palsu, Minta-minta Bantuan Mushalla

Sebarkan artikel ini
Kepala Biro Adpim Setdaprov Sumbar, Mursalim.Humas

PADANG – Mayarakat diingatkan ada akun media sosial facebook atas nama Gubernur Mahyeldi Ansharullah palsu. Akun tersebut dibuat persis seperti akun resmi Gubernur Mahyeldi.

Untuk itu, masyarakat perlu tahu beberapa perbedaan antara kedua akun tersebut. Agar masyarakat tidak menjadi korban penipuan.

“Akun palsu tersebut menggunakan foto profil seperti foto yang saya gunakan di fanpage resmi saya. Mohon berhati-hati, sebab sudah ada beberapa pengaduan dari masyarakat, yang menerima pesan dari akun tersebut terkait bantuan untuk musala. Itu jelas modus penipuan, jadi mohon abaikan saja,” ucap Gubernur Mahyeldi, Kamis (23/11/2023).

Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setdaprov Sumbar, Mursalim, menyebutkan bahwa masyarakat sangat perlu berhati-hati dalam melihat akun fanpage palsu tersebut.

BACA JUGA  Heningkan Cipta dari Diskominfotik Sumbar untuk Almarhum Nasrul Abit

Karena, foto profil yang digunakan serta kegiatan yang diposting, sama persis dengan yang dipasang di akun resmi Gubernur Sumbar.

“Kita mengingatkan, masyarakat harus berhati-hati. Untuk akun resmi Gubernur itu, tandanya pada biografil profil tertulis Politikus dan Gubernur Sumatera Barat 2021-2024. Jumlah pengikutnya 38 ribu pengikut. Sementara akun dengan modus penipuan itu jumlah pengikutnya 5 ribu,” ucapnya.

Disebutkannya, pihaknya saat ini juga telah berkoordinasi dengan beberapa lembaga terkait untuk menindaklanjuti keberadaan akun palsu yang mengatasnamakan Gubernur Sumbar tersebut. Sebab, keberadaannya telah menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat.

“Sesuai arahan Gubernur, sekarang sudah kita komunikasikan dengan lembaga dan aparatur berwenang, untuk mengejar siapa di balik akun palsu tersebut,” ucap Mursalim menutup. (Bdr)

BACA JUGA  Usai Sebut Nama Mahyeldi pada kasus Dugaan Korupsi KONI Padang, Kuasa Hukum Agus Suardi Mundur

Comment