Peristiwa

Bertahan di Lokasi Bencana Agam, MDMC Sumbar Lakukan Pipanisasi Air Bersih

305
×

Bertahan di Lokasi Bencana Agam, MDMC Sumbar Lakukan Pipanisasi Air Bersih

Sebarkan artikel ini
Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sumbar bersama warga lakukan pipanisasi air bersih.Ist

AGAM – Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat Jalankan Program Pipanisasi di Jorong Pantas, Nagari Tanjung Sani, Agam, Senin(7/8/2023).

MDMC PWM Sumbar adalah satu satunya Lembaga Swasta yang sampai saat ini masih bertahan di dalam lokasi bencana.

Dalam Keterangannya Ketua MDMC Sumbar Portito mengatakan, Relawan Muhammadiyah masih bertahan di lokasi karena masih banyak yang perlu dijalankan program bermanfaat untuk masyarakat di Nagari Tanjung Sani ini.

Sejak 14 Juli sampai 7 Agustus masyarakat belum dapat menikmati air bersih, karena tempat penampungan air bersih masyarakat hancur karena terbawa tanah longsor,

“Ada 2 titik penampungan air yang akan kita bangun dan sepanjang 1.200 meter aliran air yang akan kita salurkan sehingga kita menjangkau sebanyak 164 rumah dan 224 KK yang akan menerima manfaat air bersih dari program kita ini,”ujarnya.

BACA JUGA  Pasca Operasi Punggung, Lutut Membesar Sebesar Bola Kaki

Prioritas MDMC Sumbar saat ini adalah Jorong Pantas Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya untuk program pipanisasi. Satu titik di Sarojo dan satu lagi di Tanjung.

“Kami MDMC Sumbar akan terus memberikan yang terbaik untuk masyarakat, selama masyarakat masih menderita, kami tidak akan pulang,”katanya.

Robert masyarakat Jorong Pantas menyampaikan ucapan terima kasih kepada Muhammadiyah terkhusus MDMC Sumbar yang semenjak awal sampai saat ini masih bertahan dan membantu kami masyarakat Jorong Pantas.

“Sekitar 3 Minggu kami tidak dapat menikmati air bersih, karena 2 induk penampungan air bersih kami hancur terbawa longsor. Sehingga kami hanya bisa menerima bantuan air bersih dari posko induk pemerintah. Terkadang kami di sini hanya bisa menikmati air itu hanya untuk memasak dan mencuci, tidak bisa untuk mandi, terkadang kami tidak mandi selama 4 hari,”katanya.(Bdr)

BACA JUGA  Lompat ke Laut Dari Kapal China, Orang Tua Adhtya: Semoga Anak Saya Selamat

Comment