Pendidikan

Pemprov Usulkan pada Kementrian, Sisa Calon Siswa SMA akan Ditampung dengan Penambahan Isi Kelas

284
×

Pemprov Usulkan pada Kementrian, Sisa Calon Siswa SMA akan Ditampung dengan Penambahan Isi Kelas

Sebarkan artikel ini
Gubernur Mahyelsi bersama Direktur Dikmen Diksus Kementerian Pendidikan, Putra Aska Elevri, sekaligus mengusulkan penambahan rombel, Sabtu malam (15/7).Ist

PADANG – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah mengusulkan penambahan isi kelas atau rombongan belajar (rombel) pada sejumlah SMA kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI.

Ditegaskannya, usulan itu untuk menyikapi masih adanya siswa lulusan SMP yang belum dapat diterima di SMA Negeri akibat keterbasan kuota pada PPDB Online 2023.

“Untuk mencarikan solusi bagi para siswa yang belum tertampung. Kita mengusulkan pada kementerian pendidikan agar mengizinkan penambahan isi rombongan belajar (rombel) di beberapa SMA,” kata Gubernur Mahyeldi usai bertemu Direktur Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kementerian Pendidikan di Padang, Sabtu malam (15/7).

Menurutnya, usulan penambahan isi rombel itu telah berdasarkan hasil anasilis Dinas Pendidikan (Diknas) Prov. Sumbar, terhadap sebaran SMA dan domisili calon siswa yang belum mendapat sekolah lanjutan. Isi rombel yang tadinya berjumlah 36 siswa, diusulkan Mahyeldi menjadi 40 agar dapat menampung lebih banyak siswa.

BACA JUGA  Smardex MAN 3 Padang Diapresiasi, Lahirkan SDM yang Berdaya Saing

Kemudian ia menerangkan, penambahan isi rombel itu tidak bisa serta merta dilakukan oleh Pemprov Sumbar, harus terlebih dahulu mendapat persetujuan Kementerian Pendidikan, karena berkaitan dengan daftar siswa pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

“Itu harus persetujuan kementrian dulu, karena dalam aturan standar pelayanan isi rombel berjumlah 36 siswa dan tidak boleh ditambahkan tanpa seizin kementerian,” terangnya.

Ia juga mengungkapkan, permintaan itu tidak hanya berdasarkan hasil analisis dari Diknas Prov. Sumbar, tapi juga sesuai dengan permohonan dari beberapa Bupati dan Walikota di Sumbar yang bahkan minta penambahan rombel bukan cuman isi.

“Sebelumnya ada beberapa Bupati dan Walikota yang menemui saya untuk minta dilakukan penambahan rombel (kelas) pada SMA di wilayahnya masing-masing,” ungkap Gubernur.

BACA JUGA  APPAUDI Diharapkan Mampu Persiapkan Masa Depan Anak Bangsa

Namun dikarenakan keterbatasan sarana dan prasana seperti guru maupun ruang kelas, maka penambahan rombel diprediksi sulit untuk dilakukan, maka alternatif yang dipilih ialah mengusulkan penambahan jumlah isi rombel kepada Kementerian Pendidikan.

Comment