Ekonomi

Dorong Investasi Jatim-Sumbar, Khofifah Ajak Pengusaha Investasi di SIER

295
×

Dorong Investasi Jatim-Sumbar, Khofifah Ajak Pengusaha Investasi di SIER

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jatim Khiofifah dan Gubernur Sumbar Mahyeldi meninjau salah satu produk UMKM asal Sumbar.ist

PADANG – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengajak para pengusaha Provinsi Sumatera Barat, untuk menanamkan investasinya di kawasan industri SIER (Surabaya Industrial Estate Rungkut). Ajakan itu disampaikan Khofifah saat memimpin acara misi dagang dan investasi di provinsi Ranah Minang tersebut.

Dihadapan pengusaha dan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, Khofifah memaparkan bagaimana keunggulan SIER sebagai salah satu kawasan industri maju milik pemerintah. Berulang kali, mantan Menteri Sosial itu meyakinkan para pengusaha agar tak ragu memilih SIER sebagai tempat untuk berinvestasi.

“SIER adalah kawasan industri modern yang sahamnya juga dimiliki Pemerintah Provinsi Jatim. Kawasan Industri SIER telah beroperasi 50 Tahun di Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan dan sekarang sedang mengembangkan kawasannya di Kabupaten Ngawi. Saya menyambut Bapak-Ibu pengusaha Sumatera Barat untuk berinvestasi di Jawa Timur,” ungkapnya.

BACA JUGA  Semata III, Pasca Lebaran Susi Yanti dan Keluarga Bakal Diami Rumah Layak Huni

Misi dagang dan investasi yang dipimpinnya ini, kata Khofifah, menjadi salah satu strategi efektif untuk penguatan koneksitas perdagangan antar daerah baik di dalam maupun luar negeri, termasuk di dalamnya mengajak para investor untuk berinvestasi di kawasan industri SIER.

Menurut dia, kawasan industri memainkan peran yang sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Yakni penciptaan lapangan kerja, penarikan investasi, pengembangan rantai pasok, peningkatan infrastruktur dan layanan, serta diversifikasi ekonomi.

“Kawasan industri cenderung menawarkan banyak peluang kerja bagi penduduk setempat. Pendirian perusahaan-perusahaan di kawasan industri menciptakan lapangan kerja baru dan mengurangi tingkat pengangguran dalam daerah tersebut,” katanya.

Dengan adanya lapangan kerja yang tersedia, lanjutnya, pendapatan dan daya beli masyarakat meningkat, yang pada gilirannya akan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

BACA JUGA  Langkah Kabupaten Solok Upaya Mitigasi Perubahan Iklim

Gubernur perempuan pertama Jatim ini menyebut, kawasan industri yang baik juga dapat menjadi daya tarik bagi investor lokal maupun internasional. Infrastruktur yang lengkap, aksesibilitas yang baik, dan dukungan pemerintah yang kuat dapat membantu menarik investasi modal ke daerah tersebut.

Comment