Ekonomi

Sumbar Komit jadi Provinsi Terdepan Pengembangan Industri Halal di Indonesia

653
×

Sumbar Komit jadi Provinsi Terdepan Pengembangan Industri Halal di Indonesia

Sebarkan artikel ini
Koordinator Riset Halal Industry Research Center Universitas (IUM) Prof. Irwandi Jaswir pada Seminar Internasional Industri Halal Global di, Kantor Bappeda Sumbar, Selasa (16/5/2023).Ist

PADANG – Pangsa pasar dan peluang usaha produk halal dewasa ini semakin meningkat di Indonesia. Begitu juga di Sumatera Barat.

Hal tersebut seiring lahirnya regulasi tentang kewajiban para pelaku usaha untuk memiliki sertifikat halal. Meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mengkosumsi berbagai produk yang sesuai dengan syariah.

“Kita bersyukur berbagai produk halal kini makin diminati, mulai dari kuliner, fashion, pariwisata halal dan pendidikan. Hal tersebut meningkat, seiring dengan kesadaran individu bahwa gaya hidup halal bukan hanya sesuai dengan syariat agama tetapi juga menarik secara kualitas,” kata Gubernur Mahyeldi saat menjadi Keynote Speaker pada Seminar Internasional Industri Halal Global di Balroom Tamrin Nurdin lantai III, Kantor Bappeda Sumbar, Selasa (16/5/2023).

BACA JUGA  PT BPRS Jam Gadang Dulang Beberapa Prestasi yang Membanggakan
Gubernur Mahyeldi bersama Koordinator Riset Halal Industry Research Center Universitas Islam Internasional Malaysia (IUM) Prof. Irwandi Jaswir.Ist

Dikatakannya, komitmen pemerintah untuk mendukung produk halal di indonesia tergambar dari lahirnya regulasi jaminan produk halal. Seperti tertuang dalam undang-undang nomor 33 tahun 2014, UU NO. 11 tahun 2020 dan Peraturan Pemerintah No. 39 tahun 2021 yang mewajibkan pelaku usaha wajib mempunyai sertifikat halal.

Pemprov Sumbar telah menunjukkan komitmennya melalui Keputusan Gubernur Sumatera Barat Nomor 500-315-2022 Tanggal 7 April 2022 dan keseriusan pihaknya membentuk Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi.

“Sumbar adalah provinsi pertama yang membentuk KDEKS ditingkat provinsi se Indonesia, itu adalah bukti dari keseriusan kami untuk mendukung upaya Indonesia menjadi pusat industri halal dunia,” tutur Mahyeldi.

Selanjutnya, beberapa upaya lain juga telah dilakukan dalam mewujudkan misi KDEKS tersebut antara lain, mendorong Konversi Bank Nagari menjadi Bank Syariah dan pengembangan kawasan Nagari Elok Sejahtera Syariah (NES-SYARIAH).

BACA JUGA  Jokowi Lepas 43.777 ton Komoditi Ekspor Sumbar dari Pelabuhan Teluk Bayur

Kemudian mendorong koperasi konvensional untuk konversi menjadi Koperasi Syariah serta mendorong percepatan zona has (Halal, Aman, dan Sehat) di Sumbar dengan berbasis pada kearifan lokal, menciptakan enterpreneur syariah serta pengelolaan wakaf oleh nazir daerah.

Comment