PASAMAN-Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Perkumpulan Keluarga Pesisir Selatan (DPW PKPS) Sumbar S Budi Syukur Dt Bandaro Jambak SH melantik kepengurusan DPD PKPS Pasaman di Hotel Arumi Lubuk Sikaping, Minggu (5/6/2022).
Kabinet kepengurusan DPD PKPS Pasaman diketuai Drs Azwardi, Wakil Ketua Drs Yustramayani, Sekretaris Yulefrikal SPd, Wakil Sek Roli Kardinal Putra SPD dan Bendahara Lendrifa SPd. Sekaligus dilantik seksi seksi dan koordinator kecamatan se Kabupaten Pasaman.
Hadir pada pelantikan tersebut Anggota DPR RI Nevi Irwan Prayitno , Bupati Pasaman Diwakili Sekda Pasaman Mara Hondak, Bupati Pesisir Selatan diwakili Kadis Sosial Wendra. Dan tokoh masyarakat Pessel di Pasaman dari semua lapisan baik birokrat, aparat hukum, swasta yang memenuhi gedung pertemuan hotel lebih kurang sekitar 250 orang.
Pelantikan dimulai dengan pembacaan SK oleh Dr Edi Suandi SE, Wakil Ketua 1 DPW PKPS Sumbar. Dilanjutkan pelantikan Ketua DPW PKPS Sengaja Budi Syukur Dt Bandaro Jambak dan dilanjutkan penyerahan pataka kepada ketua terpilih Drs Azwardi.
Ketua DPD PKPS Pasaman Drs Azwardi mengatakan, selama ini PKPS Pasaman vakum secara organisasi lebih kurang 7 tahun. Namun warga PKPS tetap berkomunikasi, berkumpul dan melaksanakan kegiatan social. “Namun saat ini PKPS Pasaman lebih aktif, solid, apalagi setelah dilantik DPW, kami mengucapkan terima kasih pada ketua DPW yang datang langsung ke Pasaman bertemu kami dan melaksanakan kknsolidasi organisasi,” ujar Azwardi.
Ketua DPW PKPS Sengaja Budi Syukur Dt Bandaro Jambak mengatakan, organisasi orang Pesisir Selatan hanya satu, dulu bernama IKPS, namun sesuai tuntutan dan perkembangan organisasi berubah jadi PKPS. PKPS haruslah organisasi yang berbadan hukum diakui negara dan terdaftar di Kemenkumhan. “Secara, nomenklatur adalah perkumpulan, maka di Munas PKPS 2019, disepakati perubahan nama dari IKPS menjadi PKPS dan didaftarkan di Kemenkumhan, maka resmilah organisasi perantau orang pesisir selatan bernama PKPS,” ujar Budi.
Dikatakan Budi, orang pesisir selatan di mana saja berada selalu kompak dan bermusyawarah, peduli pada kampung halaman dan berpandai pandai di mana di berada. Falsafah minang selalu dijaga, di mana bumi dipijak disitu langit dijunjung, begitu juga di Pasaman. Mari laksanakan konsolidasi organisasi, jalankan program yang disiapkan yaitu pandam kuburan, mari kita bersama sama dan menyiapkannya.
Anggota DPR RI Nevi Irwan Prayitno mengaku cukup bangga dengan orang Pesisir Selatan yang ada di Pasaman saling bahu membahu, termasuk dalam hal untuk pandam kuburan. Maka dalam kesempatan Nevi membantu Rp 5 juta, dari Rp30 juta yang diperlukan. “Alhamdulilah dengan badoncek bersama sama,terkumpul uang untuk melunasi pandam kuburan warga Pessel di Pasaman. Saya orang Pesisir Selatan berasal dari Bayang,” ujar Nevi.
Sekda Pasaman Mara Hondak mengatakan, warga Pasaman asal Pesisir Selatan di Pasaman, telah berkontribusi untuk pembangunan di Pasaman,
Para perantau Pessel mempunya peran penting untuk pembangunan di Pasaman. Baik sosial.politik dan pembangunan.
Acara ditutup dengan makan siang bersama, makanan dibawa warga Pessel yang datang ,lalu dikumpulkan dan dimakan bersama sama. Begitu indahnya kebersamaan. (drd)







