Kota Padang

Tauran Remaja Mengkawatirkan, Evi Yandri: Setiap Orang Tua Harus Pastikan Anaknya di Rumah

585
×

Tauran Remaja Mengkawatirkan, Evi Yandri: Setiap Orang Tua Harus Pastikan Anaknya di Rumah

Sebarkan artikel ini
FOTO: Anggota DPRD Sumbar, Evi Yandri saat menggelar pertemuan mengatasi tauran remaja yang akhir-akhir ini marak di Kota Padang.ist

PADANG – Prihatin dengan maraknya tauran remaja, Anggota DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman langsung menggalang komunikasi lintas pengurus remaja. Diperlukan antisipasi dari pengurus pemuda, karena tauran sudah sangat meresahkan warga.

Khusus di Kecamatan Kuranji, Sekretaris DPD Gerindra Sumbar itu langsung menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh pemuda dan kepolisian. Disepakati pemuda dan kepolisian berkolaborasi dalam mengatasi tawuran tersebut.

“Pertemuan awal kita sudah siap atasi tauran yang sangat meresahkan ini,”sebutnya, Rabu (6/4/2022).

Dikatakannya, dari pertemuan awal tersebut dihadiri Polsek Kuranji, Pemuda Pancasila dan pengurus pemuda Ketaping. Dari pembicaraan tersebut disepakati akan ada antisipasi dan penindakan.

Ada beberapa point yang disepakati untuk mengantisipasi tauran. Diantaranya, pemuda masing-masing daerah akan berjaga-jaga di daerah masing-masing. Jika ada tauran mereka langsung bertindak untuk membubarkan, tapi tetap berkoodinasi dengan Kepolisian.

Baca Juga:  Pentas Nongkrong Kreatif Hidupkan Panggung Seni Pantai Padang

Antisipasi lainnya, pemuda masing-masing daerah akan mendata remaja yang ada di daerah mereka. Mulai dari Ketaping, Anduring, Andalas, Kalawi, Ampang, Balai Baru dan semua pengurus pemuda yang ada.

“Karena yang mengenali remaja di daerah mereka adalah pemuda. Mereka juga tahu mana yang terlibat tauran atau tidak,”sebutnya.

Dari pendataan itu nantinya, akan diketahui kelompok remaja mana saja yang sering terlibat tauran. Maka pemuda akan tokoh masyarakat akan melakukan pendekatan pada orang tua remaja tersebut. Termasuk ninik mamaknya, karena posisi ninik mamak dianggap masih penting.

“Nanti sudah terdata remaja yang terlibat, kita akan lakukan pendekatan pada orang tuanya bersama Kepolisian,”ulas Ketua Forum Komunikasi Anak Nagari (FKAN) Pauh IX Kuranji itu.

Menurutnya, langkah itu diharapkan lebih efektif. Karena banyak dari remaja pelaku tauran tersebut orang tuanya tidak tahu anaknya terlibat. Kebanyakan mereka tahu setelah anaknya terluka atau meninggal karena terlibat tauran.

Baca Juga:  Sempat Kosong, Wako Padang Lantik Effendi dan Arfinel Dewas Perumda AM Kota Padang

Setelah, itu para pengurus pemuda nantinya bekerjasama dengan pengurus masjid untuk memberikan imbauan pada remaja. Mereka diminta untuk memberikan arahan pada remaja yang ada di masing-masing daerah.

“Saat ini upaya itu yang dapat kita lakukan. Karena mereka pada umumnya di bawah umur, tapi brutal. Mereka tidak segan-segan melukai orang. Bahkan keberadaan mereka juga sering mengganggu aktivitas masyarakat yang hendak ke masjid,”ulasnya.

Poin-poin solusi itu akan disepakati dalam waktu dekat dengan mengumpulkan pengurus pemuda di Kecamatan Kuranji. Diharapkan upaya itu juga dilakukan di daerah lainnya di Kota Padang.

“Jika ini terlaksana nantinya, kami harap ini dapat sejalan dengan daerah lain di Kota Padang. Sehingga menjadi satu gerakan, mengingatkan pada orang tua agar memastikan anaknya tidak terlibat tauran,”harapnya. (Bdr)