Peristiwa

Penolakan Jenazah Covid-19 di Taeh Baruah, Wabup dan Tim Gugus Tugas Berdamai

154
×

Penolakan Jenazah Covid-19 di Taeh Baruah, Wabup dan Tim Gugus Tugas Berdamai

Sebarkan artikel ini

PAYAKUMBUH – Tekait tindakan keluarga korban Covid-19 yang menolak keluarganya dikuburkan dengan protokol Covid-19, hari kini pihak keluarga menemui kata sepakat dengan Tim Gugus Tugas Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar

Hari ini keluarga almarhum YS menerima kedatangan tim gugus tugas covid-19 Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (27/8). Dalam pertemuan itu, masyarakat menyambut ramah kedatangan Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan yang sebelumnya telah meluruskan persoalan pemakaman YS kepada publik.

Bersama dengan Kapolres Payakumbuh, turut hadir Wakil Bupati Kabupaten Limapuluh Kota Ferizal Ridwan, Kasat Intelkam Polres Payakumbuh AKP Luhur Fachri Utomo, Plt. Camat Payakumbuh M. Rifki, anggota DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota dari Fraksi PPP Emrizal Jalinus, Pj. Walinagari Taeh Baruah, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Nagari Taeh Baruah, Walijorong Padang Parik Panjang Dt. Batang, serta keluarga dan kerabat pasien positif Covid-19 Almarhum YS, pemuda, dan pemuka dan masyarakat setempat.

BACA JUGA  Malam Anugerah Pemilihan Duta Wisata Bujang Jo Gadih Tahun 2023

Dalam pertemuan itu perwakilan keluarga almarhum YS yang bernama Donal, menyampaikan permohonan maaf kepada pihak Polres Payakumbuh, Wakil Bupati Limapuluh Kota dan tim gugus tugas Covid-19 atas insiden yang terjadi. “Semoga hal ini kedepan tidak terjadi lagi dan silaturrahmi dapat terjalin baik, kami secara khusus meminta maaf kepada Wakil Bupati Limapuluh Kota atas kata-kata dan tindakan masyarakat di malam tersebut,” sebut Donal.

Dalam sambutannya, Kapolres Dony Setiawan telah memaafkan keluarga. Ia juga meminta maaf atas kelemahan dan kelalaian gugus tugas Covid-19 Limapuluh Kota dalam memberikan sosialisasi terkait Covid-19.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Ferizal Ridwan menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan atas langkah-langkah yang telah dilaksanakan dalam menyelesaikan masalah itu. “Apa yang dilaksanakan Kapolres Payakumbuh sesuai dengan adat Minang bukan hanya mencari kebenaran tapi juga kebaikan, ucapan syukur karena permintaan maaf dari keluarga yang tulus tanpa paksaan, sehingga telah dimaafkan waktu itu juga,” kata Wabup.

BACA JUGA  Solsel Kembali Dilanda Banjir Bandang, Masyarakat Butuh Makanan Siap Saji

Comment