Peristiwa

Curah Hujan Tinggi, 3 Kecamatan di Agam Dilanda Bencana

173
×

Curah Hujan Tinggi, 3 Kecamatan di Agam Dilanda Bencana

Sebarkan artikel ini
TUMBANG--Pohon tumbang di Lapau Simpang, Nagari Ampek Koto, Kecamatan Palembayan menghambat arus lalu lintas.ist

AGAM-Tingginya curah hujan yang melanda sebagian wilayah di Kabupaten Agam Sumbar mengakibatkan bencana alam banjir dan longsor terjadi di daerah Luak Agam itu, Selasa (11/6). Namun, peristiwa bencana alam tersebut tidak memakan korban jiwa.

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam melalui anggota Pusdal Ops Lukman Syahputra Rabu (12/6) mengatakan, bencana terjadi di Kecamatan Tanjung Raya, Palembayan dan IV Nagari.

“Dalam satu hari ini, sekitar empat bencana alam terjadi, di antaranya, meluapnya aliran sungai, banjir, pohon tumbang, serta tanah longsor,” ujarnya.

Dijelaskan, titik lokasi yang pertama, meluapnya aliran irigasi di Jorong Galapuang, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya. Akibatnya, material lumpur disertai batu dan pokok kayu berserakan di jalan dan merambat ke Masjid Istigfar yang berada di dataran rendah.“Terjadinya luapan air sekitar pukul 15.40 WIB, dengan menggenangi jalan dan dan rumah ibadah,” ujar Lukman.

BACA JUGA  Nasrul Abit Turut Prihatin, Semoga Tim BPBD Segera Mengatasi Dampak Banjir Bandang 

Kemudian, banjir Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari. Genangan air dengan ketinggian mencapai 40 centimeter merendam 5 unit rumah warga Kampung Dagang, Jorong Malabur.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Dilain itu, masih di Kecamatan Ampek Nagari, tepatnya di Jorong Puduang, air mencapai ketinggian lutut orang dewasa, menggenangi 8 unit rumah warga,” ungkapnya.

Lalu, pada pukul 16.55 WIB, pihaknya mendapatkan laporan bahwa terjadi pohon tumbang di Lapau Simpang, Nagari Ampek Koto, Kecamatan Palembayan. Akibat kejadian tersebut akses jalan tertutup sehingga tidak bisa dilewati.

Selain itu, terjadi longsor di Jorong Tantanam, Nagari Tigo Koto Silungkang. Akibat kejadian ini, akses jalan provinsi sepanjang 30 meter dengan ketinggian 3 meter tertutup.

BACA JUGA  Irwan Basir Dt Rj Alam Peduli Korban Kebakaran Tanjung Aua Koto Tangah 

“Saat ini BPBD Agam sudah melakukan dan pendataan serta evakuasi, untuk di Jorong Tantaman pihaknya sudah berkoordinasi dengan PUTR Provinsi Sumatera Barat, untuk melakukan pembersihan menggunakan alat berat. Kita gerak cepat dan ditargetkan dalam waktu dekat arus lalulintas bisa kembali normal,” ujar Lukman. (*/rjk)

Comment