EkonomiPeristiwaPolitikTanah Datar

Wabup Ahmad Fadly Pimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026

2
×

Wabup Ahmad Fadly Pimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026

Sebarkan artikel ini

TANAHDATAR – Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly memimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) di Halaman Kantor BPS, Rabu (17/6/2026).

Pada kesempatan itu juga dilakukan pencanangan Sensus Ekonomi 2026, penyematan atribut kepada petugas sensus, serta penandatanganan komitmen bersama untuk menyukseskan pelaksanaan sensus.

Wabup Ahmad Fadly menyampaikan bahwa data yang akurat, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

“Kita ingin data ini jujur, utuh, dan nyata. Tidak dibuat-buat, tidak ada tekanan, tidak ada pesanan, serta tidak ada kepentingan pribadi maupun golongan,” ujar Fadly.

Wabup menyebut hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi acuan pemerintah dalam merancang berbagai program yang tepat sasaran bagi para pelaku usaha di Tanah Datar.

Baca Juga:  Wabup Tanah Datar Ahmad Fadly Hadiri Halal Bihalal IKPS Duri

“Jika data yang diperoleh baik dan akurat, maka pemerintah dapat melakukan pendekatan yang tepat kepada pelaku usaha,” kata Fadly.

Wabup mengimbau seluruh pelaku usaha dan masyarakat untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan menerima petugas pendata serta memberikan informasi yang benar dan lengkap.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Tanah Datar Taufik Amnul Hayat mengatakan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Tanah Datar melibatkan sebanyak 458 petugas yang akan melakukan pendataan mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

“Sebanyak 458 petugas akan melakukan pendataan selama kurang lebih 2,5 bulan. Pendataan ini mencakup seluruh pelaku usaha, mulai dari usaha rumah tangga, UMKM, hingga perusahaan besar,” kata Taufik.

Baca Juga:  Digelar Masa Pandemi, Ujian Pra ALB INI Tanah Datar Patuhi Prokes Covid-19

Taufik menjelaskan, pendataan tersebut bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari usaha rumah tangga, UMKM, hingga perusahaan besar yang beroperasi di Kabupaten Tanah Datar.

Data yang dihimpun nantinya akan menjadi dasar penting dalam melihat perkembangan usaha, aktivitas transaksi ekonomi, serta perputaran ekonomi masyarakat yang dapat digunakan sebagai bahan perencanaan pembangunan dan pengambilan kebijakan di masa mendatang. (Adri)