PADANG – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre II Sumbar memastikan kelancaran operasional kereta api melalui peningkatan kualitas perawatan sarana.
Balaiyasa Padang, Depo Lokomotif Padang, Depo Kereta Padang, dan Depo Gerbong Kelas B Bukit Putus berperan menjaga keandalan armada dengan perawatan berkala.
” Tujuannya adalah menjaga keandalan dan kelancaran operasional kereta api di wilayah Divre II Sumbar,” ujar Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab.
Dikatakannya, KAI Divre II Sumbar menjalankan strategi berkelanjutan. Pemeliharaan preventif dilakukan agar lokomotif dan kereta siap operasi. Pelatihan rutin dan sertifikasi diberikan kepada teknisi untuk menjaga standar. Teknologi digital diterapkan melalui aplikasi mobile dan dashboard web guna memantau jadwal serta status perawatan.
Reza menegaskan seluruh perawatan dilakukan sesuai jadwal. Hal itu diharapkan membuat sarana beroperasi optimal dan melayani pelanggan tanpa hambatan.
“Perawatan sarana tidak hanya berfungsi menjaga keandalan operasional, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjamin keselamatan perjalanan kereta api. Lokomotif, kereta, dan gerbong yang dirawat dengan standar tinggi akan meminimalisir potensi gangguan teknis di perjalanan. Dengan demikian, masyarakat dapat bepergian dengan tenang, karena aspek safety selalu menjadi prioritas utama KAI Divre II Sumbar,” tambah Reza.
“Keselamatan adalah hal yang tidak bisa ditawar dalam layanan perkeretaapian. Oleh karena itu, setiap kegiatan perawatan, pemeriksaan, hingga rampcheck selalu kami lakukan secara ketat agar seluruh armada layak operasi dan memenuhi standar keamanan,” jelas Reza.
Manajemen Divre II Sumbar melakukan inspeksi langsung ke emplasemen Stasiun Padang, Depo Lokomotif Padang, Depo Kereta Padang, dan lokasi stabling lain. Pemeriksaan mencakup kebersihan, pendingin udara, serta kesiapan peralatan keselamatan seperti palu pemecah kaca darurat dan APAR.
Divre II Sumbar menambah fasilitas darurat, termasuk rerailing jack equipment untuk evakuasi sarana anjlok. Digitalisasi diterapkan dengan dashboard pemantauan real-time di depo dan checksheet digital pemeriksaan kereta.
Peningkatan fasilitas depo juga dilakukan. Normalisasi ukuran balok tumpuan untuk rerailing jack equipment digiatkan agar evakuasi efisien. Tools otomatis elektrik dan kalibrasi alat ukur ditingkatkan untuk menjaga standar perawatan.
“Dengan berbagai langkah ini, PT KAI Divre II Sumbar berkomitmen menjaga kenyamanan, keselamatan, dan kelancaran perjalanan bagi seluruh pengguna jasa kereta api,” pungkas Reza.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap perjalanan kereta api tidak hanya aman, tetapi juga memberikan kenyamanan maksimal bagi pelanggan. Perawatan yang dilakukan bukan sekadar memenuhi standar teknis, melainkan juga wujud kepedulian KAI Divre II Sumbar terhadap kepercayaan masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi andalan,” tutup Reza. (bdr)







