Peristiwa

Jaksa Mengajar, Jaksa Ingatkan Siswa Untuk Tidak Bullying dan Pakai Narkoba

262
×

Jaksa Mengajar, Jaksa Ingatkan Siswa Untuk Tidak Bullying dan Pakai Narkoba

Sebarkan artikel ini

SOLOK SELATAN — Program “Jaksa Mengajar” dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Solok Selatan (Kejari Solsel) kembali dilaksanakan di SMAN 5 Solok Selatan, yang berada di Sungai Pangkua, Nagari Pakan Rabaa, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh. Tema kali ini mengangkat Bullying serta Narkotika dan obat-obat terlarang (Narkoba).

Program yang digagas oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat (Kejati Sumbar), Yuni Daru Winarsih ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum dan wawasan kebangsaan di kalangan pelajar.

Kasi Intelijen Kejari Solok Selatan, A. Sahputra bersama Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Irvan R Prayugo turut langsung mengajar dalam kegiatan jaksa mengajar. Dimana bahwa “Jaksa Mengajar” merupakan wujud nyata kontribusi kejaksaan dalam memberikan pendidikan hukum kepada generasi muda, secara sukarela dan tanpa dipungut biaya.

“Di SMAN 5 Solsel kami memberikan wawasan tentang bahaya bullying dan penyalahgunaan narkotika, serta berbagai tindakan negatif lain yang berpotensi menjerumuskan remaja ke ranah hukum,” ujar A Syahputra.

Baca Juga:  Lakukan Digitalisasi Semua Lini, Perumda AM Kota Padang jadi Nominator TOP Digital Awards 2024

Dia mengatakan, jaksa mengajar, masih seperti proses belajar mengajar biasanya, yang berlangsung secara interaktif. Namun para siswa di sekolah sangat antusiasme ketika kami memberikan materi. Materi yang disampaikan tidak hanya mengangkat isu aktual, tapi kita berikan pertanyaan kepada mereka dari hasil yang kita sampaikan.

“Kami memberikan apa itu bahaya narkoba terhadap generasi muda karena ini ancaman terbesar bagi masa depan anak bangsa. Lalu kami berikan penjelasan dan dampak terhadap bullying,” tambahnya.

Dijelaskannya, program jaksa mengajar ini diselenggarakan pada saat jam pelajaran sekolah pada kelas yang telah ditentukan pihak sekolah, sehingga proses belajar formal di sekolah tetap berjalan seperti biasa.

“Terungkap, para pelajar merasa senang dan nyaman saat kami mengajar, ada interaksi aktif antara kami dan pelajar,”sebutnya.

Kepala SMAN 5 Solok Selatan, Helda S.Pd , menyambut baik program jaksa mengajar ini dan berterima kasih atas inisiatif Kejari Solsel yang telah memilih sekolah kita. Dimana program ini turut memberikan wawasan hukum secara langsung kepada para siswa.

Baca Juga:  Pasangan Dhani-Suryadi Unggul Sementara di Pilkada Solok Kota 2024

Menurutnya, materi yang disampaikan memberikan tambahan pengetahuan yang selama ini tidak diketahui oleh para siswa kami. Materi yang disuguhkan, sesuai dengan perkembangan yang terjadi kekinian yaitu bullying dan bahaya narkoba.

“Mereka mendengar langsung dari ahlinya, ada pendekatan edukatif, tentunya siswa lebih memahami apa yang disampaikan, tentunya lebih representatif dan disampaikan oleh yang berkompeten,” katanya.

Ditambahkan, kami berharap, dari program ini, tentunya akan mampu mencegah dari dini, sehingga para pelajar tidak lagi ada yang tersangkut kasus bullying dan penyalahgunaan narkoba.

Program “Jaksa Mengajar” akan dilaksanakan secara berkelanjutan dan menyasar seluruh SMA/SMK di Kabupaten Solok Selatan sebagai upaya memperkuat pendidikan karakter dan hukum di sekolah menengah. (afr)