PADANG-Bako IKK Padang bakal berpartisipasi terhadap anak kemanakan di Kota Padang, yang berasal dari keluarga miskin (Gakin) dibantu pendidikan mereka ke perguruan tinggi (PT) favorit.
Salah satu PT yang menjadi pilihan untuk melanjutkan pendidikan anak kemanakan ini ke Universitas Indonesia (UI). “Alasan kami menunjuk PT UI melanjutkan generasi kita yang berasal dari Gakin yang ada di Kota Padang, karena bisa dari DKI Jakarta,” ujar Ketua Bako IKK Padang periode 2025 – 2029, Afrizel Aziz saat pengukuhan di Rumah Gadang Baiturrhmah, Rabu (6/8/2025).
Dikatakan Afrizel, Bako IKK Padang ini yang merupakan IKK yang berdomisili di DKI Jakarta dan sekitarnya. Tentu dengan sendirinya bisa mengawasi langsung anak kemenakan dibantu pendidikan di UI. Kemudian bisa mencarikan tempat tinggal mereka di sekitar Jakarta. “Saat ini sudah ada 4 orang anak kemanakan kita yang berasal dari sembilan nagari yang ada di Kota Padang,” ujar Afrizel.
Dikatakan, Bako IKK Padang telah berkoordinasi dengan Walikota Fadly Amran, untuk peduli dan memberdayakan keberadaan limbago Kerapatan Adat Nagari (KAN) yang merupakan wadah tempat berhimpun pemangku adat yang terdiri dari ninik mamak ampek bajinih adat. Tentu diharapkan keberadaan ninik mamak yang ada di KAN ini bisa menekan maraknya penyakit masyarakat. Kemudian bisa mengarahkan anak kamanakan tidak terlibat lagi tawuran, gank motor dan sebagainya.
Ketua Forum KAN Sembilan Nagari di Kota Padang H Syofyan Dt Bijo SH mengapresiasi terhadap program Bako IKK Padang, tidak bisa ditampung dengan telapak tangan, dengan niru ditampung.” Saya apresiasi BK IKK Padang DKI Jakarta mau peduli terhadap masyarakat terutama pendidikan dan ekonomi,” ujar Syofyan.
Dikatakan Syofyan, memang tak terbantahkan kenapa Gakin masih tinggi di Padang, semua itu mereka tidak memiliki pendapatan. Dampak kemiskinan ini juga memicu kenakalan remaja, tawuran dan penyakit masyarakat serta maksiat. Tak ada salahnya Bako IKK Padang membantu pelatihan, yang outputnya bisa dimanfaatkan tenaga kerja yang bisa dipakai.
Walikota Padang Fadly Amran mengakui potensi perantau sangat besar terhadap ranah, Sumbar dan Kota Padang khususnya. “Tentu sangat diperlukan komunikasi dua arah, baik ranah dan rantau. Tinggal lagi ditingkatkan komunikasinya ke depan,” ujar Fadly.
Diakui Fadly, keberadaan Bako IKK Padang sudah ada peranan ke ranah, tapi bagaimana meningkatkan kerjasamanya pada masa mendatang. Yakni bagaimana meningkatkan kerjasamanya dari berbagai hal, seperti ekonomi, pendidikan sosial dan budaya. Ini tak terlepas dari eksistensi bagian Rangminang yang ada di rantau untuk membangun ranah, terutama Kota Padang, yang memiliki kompliksitas masalah.
Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar Dt Nan Sati mengatakan, keberadaan rantau yang tergabung dalam Bako IKK Padang sangat besar kontribusinya terhadap ranah, dari berbagai potensi. “Terutama keberadaan para perantau Bako IKK Padang ini sangat saya rasakan manfaatnya,” ujar Fauzi. (drd)







