Kota Padang

280 Peserta Ikuti Napak Tilas Pahlawan Nasional di Padang

320
×

280 Peserta Ikuti Napak Tilas Pahlawan Nasional di Padang

Sebarkan artikel ini
Napak tilas peringatan gugurnya Bagindo Aziz Chan resmi ditutup Maigus Nasir di RST Padang.Ist

PADANG – Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir resmi menutup Lomba Napak Tilas dalam rangka memperingati 78 tahun gugurnya Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan, Sabtu pagi (19/7/2025). Para peserta menyelesaikan perjalanan sepanjang 25 kilometer dan finis di Rumah Sakit Tentara (RST) dr. Reksodiwiryo sekitar pukul 06.00 WIB.

Upacara penutupan berlangsung khidmat. Kegiatan diawali pembacaan riwayat hidup Bagindo Aziz Chan, prosesi mengheningkan cipta, doa bersama, dan penyerahan foto pahlawan kepada keluarga almarhum.

Maigus Nasir menyampaikan pentingnya menghargai jasa pahlawan sebagai bentuk karakter bangsa yang besar.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya. Ini bukan sekadar slogan, tetapi harus kita wujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Maigus Nasir.

Baca Juga:  Peringatan HUT Kota Padang ke 354, Digelar dengan Nuansa Berbeda dari Tahun Sebelumnya

Ia juga mengajak generasi muda meneladani semangat Bagindo Aziz Chan yang tetap melawan penjajahan meski masih muda.

“Kita patut berbangga memiliki pahlawan nasional seperti Bagindo Aziz Chan. Di usia 36 tahun, beliau menunjukkan keberanian luar biasa, bahkan terkenal dengan semboyannya, ‘Langkahi mayat saya dulu, baru Belanda bisa memperluas wilayahnya’. Semangat perjuangan ini harus menjadi inspirasi dalam meneruskan estafet pembangunan bangsa dan daerah ke depan,” ujar Maigus Nasir.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Padang Afriadi menjelaskan, lomba tahun ini diikuti 280 peserta dari perangkat daerah, kecamatan, dan organisasi kepemudaan se-Kota Padang.

“Start dilakukan di Balai Kota Aie Pacah pada Jumat malam (18/7/2025). Peserta menyusuri rute sejarah seperti TMP Kuranji, Museum Adityawarman, Masjid Raya Ganting, dan titik penting lainnya. Tiga juara utama mendapat hadiah uang tunai masing-masing Rp10 juta, Rp8 juta, dan Rp6 juta, serta sejumlah hadiah hiburan,” sebut Afriadi.

Baca Juga:  HUT ke-65 Karang Taruna Padang Dirangkai dengan Bulan Bakti 2025

Bagindo Aziz Chan merupakan Wali Kota Padang kedua, menjabat sejak 15 Agustus 1946 hingga 19 Juli 1947. Ia dikenal dekat dengan rakyat, berani, dan tak kenal lelah membela tanah air. Ia gugur dalam pertempuran melawan Belanda di Simpang Kandih, Lapai Padang, 19 Juli 1947.

Beberapa tokoh turut hadir dalam penutupan napak tilas seperti Dandenkesyah 01.04.04 Padang M. Fadhil, Kepala RST Hasnita, Anggota DPRD Argi Putra Finalo, Plh Sekda Padang Corri Saidan, serta pimpinan OPD Pemko Padang. (Bdr)