PADANG-Informasi hasil rekapitulasi penghitungan Pileg 2024 melalui aplikasi www.pemilu 2024..kpu.go.id tidak uptude (terbaru – red) , terutama hasil rekapitulasi Dapil II Pileg DPRD Kota Padang.
“Lelet, khusus informasi rekapitulasi hasil penghitungan Dapil II DPRD Kota Padang kurang uptude, sementara rekap penghitungan di luar Dapil II selalu terbaru,” ujar Dedi Azhari Malin Sampono salah seorang Timses Caleg Dapil II yang selalu mengintip aplikasi www.pemilu 2024..kpu.go.id, Kamis (22/2/2024).
Dikatakan, informasi hasil penghitungan khusus untuk Dapil II DPRD Kota Padang di www.pemilu 2024..kpu.go.id, masih versi pertanggal 19 Februari 2024 pukul 17 .00 WIB, dengan progres 166 dari 426 TPS dengan persentase 38,97 persen.
Sedangkan, di Dapil I DPRD Padang hingga kemarin, versi tanggal 22 Februari 2024, pukul 02:00. WIB progres 331 dari 570 TPS dengan persentase 58,07 perssn. Artinya, progres rekapitulasi di Dapil I berjalan dan teebarukan (uptude). Namun, kenapa di informasi penghitungan di Dapil II tidak uptude. Kemudian, hasil hitung Dapil IV juga telah memasuki 56 persen pertanggal Kamis 22/2/2024.
“Sementara, informasi hasil penghitungan yang dipusatkan di Kantor KAN Pauh IX Kuranji ini selalu ditunggu – tunggu pemilih yang berdomisili di Kecamatan Kuranji (Dapil II),” ujar “DA” panggilan akrab Dedi Azhari Ml Sampono.
Dedi harapkan, pihak KPU Kota Padang yang selalu mengimput data agar data informasi Pileg 2024 di Dapil II selalu informasi terbaru terus. Karena warga selalu ingin melek perkembangan informasi penghitungan suara khususnya Caleg DPRD Padang via Dapil II.
Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Kuranji Afrinoriza mengatakan, proses rekapitulasi hasil Pileg 2024 khusus untuk Kecamatan Kuranji (Dapil II) terus berjalan. Proses rekapitulasi Dapil II dipusatkan di Kantor KAN Pauh IX Kuranji sejak Jumat (16/2/2024).
“Bahkan, progres rekapitulasi di Dapil II hingga sekarang telah melebihi 50 persen,” ujar Afrinoriza.
Dikatakan Afrinoriza, hasil rekap di Dapil II selalu dikirim ke KPU Padang, sedangkan yang meng-update data tersebut agar teebarukan dilakukan Tim IT (Informasi Teknologi) KPU Padang.” Artinya, bola bukan mati di kaki kami,” ucap Afrinoriza. (drd)







