PADANG – Terungkap pada Rapat Koordinasi Penyelenggaran Angkutan angkah-langkah antisipasi menghadapi libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022/2023, Rabu (30/11/2022) terdapat sejumlah titik rawan macet dan kecelakaan yang harus dihindari pada hari libur Nataru.
Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Heri Nofiardi memprediksi, terjadi peningkatkan angkutan kendaraan di jalan raya pada malam menyambut tahun baru 2023 nanti. Namun, langkah antisipasi yang perlu dilakukan mulai sejak tanggal 24 Desember hingga 2 Januari 2023.
Titik macet yang perlu diantisipasi yakni, di Arah Utara, di lokasi Pasar Lubuk Alung, Pasar Sicincin, Objek Wisata Lembah Anai, Mifan, RM. Pak Datuak, Sate Mak Syukur Pasar Koto Baru, Pasar Padang Luar, Pasar Baso Simpang Piladang. Di arah Selatan, titik rawan macet yang perlu diantisipasi yakni, di Simpang Gaung Teluk Bayur, sepanjang ruas jalan Tarusan – Painan, Pasar Kambang.
Di Sumbar, terdapat 75 titik rawan kecelakaan. Yakni, di Padang sebanyak 13 titik lokasi, Bukittinggi, (2 titik lokasi), Padang Pariaman (4 titik lokasi), Padang Panjang (7 titik lokasi), Pariaman (5 titik lokasi).
Titik lokasi rawan kecelakaan lainnya, di Pesisir Selatan (5 titik lokasi), Pasaman (2 titik lokasi), Payakumbuh (2 titik lokasi), Tanah Datar (3 titik lokasi), Sijunjung (2 titik lokasi), Agam (4 titik lokasi), Kota Solok, (2 titik lokasi), Kepulauan Mentawai (3 titik lokasi), Pasaman (2 titik lokasi), Limapuluh Kota (5 titik lokasi), Sawahlunto (1 titik lokasi), Dharmasraya (2 titik lokasi), Solok (4 titik lokasi), Solok Selatan (7 titik lokasi).
Heri berharap, menghadapi Nataru 2022/2023 nanti, masing-masing institusi menyiapkan strategi dan upaya penanganan. Selain itu, dapat saling berkolaborasi, koordinasi dan kerjasama dalam rencana operasi penanganan Angkutan Nataru 2022/2023.
“Selain itu, juga mengoptimalkan rapat koordinasi ini sebagai wadah penyamaan persepsi bagi pemangku kebijakan sector transportasi se Provinsi Sumbar,” harapnya.
Para stakeholder diharapkan Heri dapat memberikan informasi terkait kesiapan dan penggangaran serta upaya teknis operasional dalam penangangan Angkutan Nataru 2022/2023.
“Contohnya penanganan titik kemacetan pada ruas jalan Padang- Bukittinggi (RM Jaso Bundo dan I Bumi) dengan memasang road barrier dan menempatkan petugas pada lokasi tersebut,” harapnya.(Bdr)







