Ekonomi

Apresiasi Youth Center, Megri Fernando: Butuh Kebijakan untuk Memaksimalkan

760
×

Apresiasi Youth Center, Megri Fernando: Butuh Kebijakan untuk Memaksimalkan

Sebarkan artikel ini

PADANG-Ketua Tidar Sumbar Megri Fernamdo mengapresiasi keberadaan pusat kegiatan kreativitas generasi muda Youth Center Padang, yang diresmikan baru baru ini. Karena pusat kreativitas itu memotivasi adrenalin generasi muda untuk berkreativitas juga bisa mengantisipasi perbuatan gwnrai muda ke arah negatif.

“Di antaranya mengantisipasi generasi muda teleihat Narkoba, tawuran dan perbuatan negatif lainya,” ujar Megri yang juga mantan Ketua DPD KNPI Padang ini, Jumat (14/10 /2022).

Gedung Youth Center di Jalan Bagindo Aziz Chan Kota Padang

Dikatakan Megri, tentu program fisik Pemko Padang bertajuk Gedung Youth Center yang diinisiasi Wako Hendri Septa ini cukup besar manfaatnya ke depan. Terutama untuk generasi muda sebagai ajang berinovasi dan berkreativitss baik bidang seni maupun ekonomi kreatif.

Baca Juga:  Terminal Type A Padang Bakal sediakan Lapangan Futssal dan Pusat Kesenian

“Apalagi dimaksimalkan formula pengoperasiamnya, bagaimana generasi muda yang ada di sebelas kecamatan di kota ini bisa menampilkan kreativitas nanti,” ucap Megi.

Megri mengharapkan gedung tersebut bisa menjadi tempat belajar bagi anak-anak muda yang berasal dari 104 kelurahan untuk menciptakan animasi, serta pengembangan ekonomi kreatif berbasis digital di kota yang berjuluk Ranah Bingkuang ini. Karena pengembangan eskonomi kreatif bisa mendorong pertumbuhan eskonomi dan mensejahterakan masyarakat.

Kini tinggal lagi, bagaimana Pemko Padang melalui SKPD terkait untuk melahirkan kebijakan untuk memotivasi anak muda di 11 kecamatan untuk berkreativitas lalu gedung Youth Center ini menjadi wadah untuk menampilkan sekaligus mempromosikan hasil dari kreativitas generasi muda tersebut.

Baca Juga:  Bupati Tanah Datar Janjikan THR ASN Cair Hari Ini

Idealnya, jelas Megri, untuk memaksimalkan Youth Center tersebut perlu dibangkitkan bangkitan kreativitas di 11 kecamatan. Apakah itu seni, ekonomi kreatif maupun soft skill digital lalu muara promosinya (marketingnya – red) di gedung Youth Center tersebut. Sehingga menjadi motivasi generasi muda setiap kecamatan untuk berkrwativitas.

Saat meresmikani beberapa waktu lalu, Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan, gedung pusat kreativitas tersebut bisa digunakan masyarakat secara gratis. “Tinggal dipakai saja, karena menggunakan dana APBD. Namun kalau digunakan untuk bisnis harus membayar,” ujar Hendri.

Dengan adanya youth center tersebut diharapkan bisa menjauhkan generasi muda Kota Padang dari kegiatan-kegiatan yang negatif seperti tawuran dan penggunaan narkoba.(drd)