TANAHDATAR – Delapan Fraksi DPRD Tanah Datar menyampaikan Pandangan Umum terhadap Ranperda tentang Perubahan APBD 2026 dalam Rapat Paripurna Dewan di Ruang Sidang Utama, Selasa (8/9/2026).
Delapan fraksi menyampaikan pandangan umum melalui juru bicara masing-masing yakni Junaidi Fraksi NasDem, Agus Topik Fraksi PPP, Donal Martin Fraksi Ummat Golkar, Jamal Ismail Fraksi PKS, Mulyani Fraksi Gerindra, Yonarlis Fraksi PKB, Nofrizal Fraksi PAN, dan Asrul Jusan Fraksi Perjuangan Nurani Demokrat.
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Anton Yondra, didampingi Wakil Ketua Kamrita, dan dihadiri Wabup Ahmad Fadly, Forkopimda, Sekretaris Dewan Alfian Fikri, Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, camat, wali nagari, pimpinan BUMD serta undangan lainnya.
Ketua DPRD Anton Yondra menyampaikan pandangan umum akan disampaikan secara bergantian oleh delapan fraksi DPRD Tanah Datar.
Pandangan umum diawali Fraksi NasDem yang menanggapi penyusunan Perubahan APBD 2026 bukan sekadar penyesuaian angka dan struktur anggaran, tetapi menjadi momentum untuk mengevaluasi kembali prioritas pembangunan dan memastikan setiap rupiah APBD memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Fraksi NasDem menyarankan agar penyusunan Ranperda Perubahan APBD 2026 didasarkan pada kondisi ekonomi daerah serta keberpihakan anggaran terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
Sementara itu, Fraksi Perjuangan Nurani Demokrat menyatakan dukungan terhadap Ranperda Perubahan APBD 2026. Namun, Pemkab diminta tetap mengedepankan prinsip keadilan, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran.
Selanjutnya, Fraksi Ummat Golkar meminta Pemkab memberikan dukungan lebih nyata kepada pelaku UMKM sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Fraksi juga mempertanyakan jumlah pelaku UMKM yang telah mendapatkan bantuan dari Pemkab.
Fraksi PAN mendorong Pemkab memperkuat alokasi anggaran untuk penanganan dan pemulihan pascabencana. Hal tersebut dinilai penting untuk memperkuat mitigasi sekaligus meningkatkan ketahanan daerah dalam menghadapi potensi bencana.
Ketua DPRD Anton Yondra menyampaikan bahwa Rapat Paripurna akan dilanjutkan dengan agenda Jawaban Bupati Tanah Datar atas Pandangan Umum Fraksi DPRD pada Kamis (10/9/2026). (Adri)







