Ekonomi

Perumda AM Padang Rehabilitasi Accelerator II IPA Gunung Pangilun, Bakal ada Gangguan Distribusi

14
×

Perumda AM Padang Rehabilitasi Accelerator II IPA Gunung Pangilun, Bakal ada Gangguan Distribusi

Sebarkan artikel ini
Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun. Ist

PADANG – Perumda Air Minum Kota Padang akan melakukan rehabilitasi Accelerator II Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun mulai 7 September 2026. Pekerjaan tersebut bertujuan meningkatkan keandalan sistem produksi dan distribusi air minum.

Direktur Utama Perumda AM Kota Padang Hendra Pebrizal mengatakan pekerjaan rehabilitasi akan berdampak terhadap distribusi air di wilayah pusat. Kondisi pelayanan akan berbeda pada sejumlah kawasan selama pekerjaan berlangsung.

Area pusat Perumda AM Kota Padang saat ini memiliki 40.876 pelanggan aktif. Perusahaan mengimbau pelanggan di wilayah terdampak menyiapkan cadangan air secukupnya sebelum pekerjaan dimulai.

“Kita berharap pelanggan dapat memahami kondisi ini, karena pekerjaan ini guna meningkatkan pelayanan ke depan,”sebut Hendra Minggu, (6/9/2026).

Sejumlah wilayah akan mengalami kondisi air hidup pada siang hari dengan tekanan berkurang. Kawasan tersebut meliputi Batang Kapur, Tamsis, Gor, Alai Belakang Pasar, Gunung Semeru SMA 3, Kampung KB, Perjuangan, Ulak Karang, Sumatera, Jalan Paus, S. Parman, Jalan Jakarta, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kampung Jawa Dalam, Pulau Karam, Sawahan, Sutomo, Aur Duri, Ganting sebagian, Pola Mas Azizi, Lubuk Lintah, Wahidin, Pemancungan, Palinggam, Berok, Batang Harau, dan Alang Laweh.

Baca Juga:  DPRD Tanah Datar Dengarkan Jawaban Bupati Atas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Wilayah yang mendapat aliran pada malam hari meliputi Adabiah, Jati Parak Salai, Pulai Banda Bakali, Pondok Mungil Alim Ampang, Bhakti Alai, Anyelir Flamboyan, Belanti Barat, Belanti Raya, Pramuka, Pekanbaru, Banda Pulau Karam, Kampung Sabalah, Cokro, Tanah Broyo, Dobi sebagian, Nipah Raya Deretan Kakiku, Belakang Tangsi, Silungkang Imam Bonjol, Banda Olo, Patimura, Banda Damar, M. Yamin, Ujung Belakang Olo, dan Belakang Makam Lolong.

Kawasan lain yang masuk wilayah pelayanan malam yakni Parak Gadang, Parak Pisang, Belakang Pasar Simpang Haru, Kompleks PJKAI Jalan Sunda, Jati Rumah Gadang, Jati Gaung, Sisingamangaraja dekat rel, serta Kehakiman belakang PLN.

Sementara itu, sejumlah kawasan akan mengalami aliran mati pada siang dan malam hari. Wilayah tersebut meliputi Purus 1, Purus 2 sebagian, Olo Ladang, Pancasila, Koto Marapak, Hayam Wuruk, Banda Purus Belakang Tenis, Rohana Kudus, Kenzi Futsal Belakang Kenzi, dan Parak Salai Puskesmas.

Baca Juga:  Rakor Percepatan Data Kerusakan Rumah Pasca Gempa, Wabup Risnawanto Beri Tenggang Waktu 3 Hari

Hendra mengatakan rehabilitasi Accelerator II IPA Gunung Pangilun merupakan bagian dari upaya meningkatkan keandalan sistem produksi dan distribusi air minum. Pekerjaan tersebut diarahkan untuk mendukung pelayanan air yang lebih optimal bagi pelanggan.

Perumda AM Kota Padang meminta pelanggan memahami kondisi pelayanan selama pekerjaan berlangsung. Pelanggan dapat menyampaikan pengaduan atau memperoleh informasi layanan melalui WhatsApp 0811669123 di luar jam kerja. Layanan call center mengikuti jam operasional yang telah ditentukan.

Perumda AM Kota Padang kembali mengingatkan pelanggan di wilayah terdampak untuk menyiapkan cadangan air sebelum pekerjaan dimulai. Persiapan tersebut penting untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama distribusi air mengalami perubahan akibat rehabilitasi Accelerator II IPA Gunung Pangilun.